faktual.net, Kendari, Sultra. Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada hari Kamis, 2 Mei 2024 diperingati oleh jutaan insan akademis di seluruh Indonesia.
Perayaan upacara bendera disekolah-sekolah dengan menggunakan pakaian-pakaian adat membuat siswa dan siswi terlihat bergembira dalam perayaan Hardiknas.
Tidak ketinggalan di Kota Kendari sejumlah sekolah baik SD maupun SMP turut merayakan hari sakral bagi dunia pendidikan Indonesia tersebut dengan melaksanakan upacara bendera.
Salah seorang pegiat pendidikan Kota Kendari, Rachmad Muqtadir bin Saeka Latiho kepada faktual.net mengatakan bahwa momentum Hardiknas tahun 2024 merupakan momentum bagi insan pendidikan untuk kemudian melakukan instropeksi diri dalam rangka menata pendidikan Kota Kendari guna melahirkan insan bertaqwa.
Bagi Rachmad Muqtadir, pendidikan bukan hanya sekedar mencerdaskan anak bangsa agar sukses dalam kehidupan dunia, tetapi lebih dari itu bahwa pendidikan harus melahirkan anak-anak Indonesia yang sukses didunia dan sukses pula diakhirat.
Dia menyebut bahwa pemerintah telah melakukan langkah-langkah kongkrit dalam memajukan pendidikan terbukti dengan pos anggaran sebesar 20 % dari postur APBN yang dialokasikan untuk pendidikan walaupun menurutnya nilai sebesar itu masih kurang dan perlu ada penambahan.
Dijelaskannya bahwa anak-anak didik adalah calon generasi penerus bangsa. Untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang terbaik maka semua pihak harus mengambil peran dalam upaya mewujudkannya. Salah satunya adalah dengan menaikkan pos anggaran pendidikan sebab dengan nilai 20 % masih ditemukan banyak kekurangan semisal banyaknya bangunan-bangunan sekolah khususnya didaerah terpencil yang sarana dan prasarananya masih minim.
Menanggapi kondisi Kota Kendari yang masih banyak anak jalanan yang putus sekolah. Rachmad Muqtadir memberikan solusi dengan mengajak kepada dermawan-dermawan Kota Kendari untuk menyekolahkan mereka.
Baginya, anak-anak jalanan ini adalah tanggungjawab semua pihak, bukan hanya pemerintah tetapi semua pihak yang peduli dengan pendidikan. Dan satu-satunya cara adalah dengan menyekolahkan mereka.
Dia mengajak kepada siapa saja yang punya kelebihan Rezeki untuk berpartisipasi menyekolahkan anak-anak jalanan yang putus sekolah. “Ayo kita sekolahkan anak-anak jalanan, bagi yang punya kelebihan Rezeki, mari berbagi dengan mereka sebab mereka juga layak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas”, ajak Rachmad Muqtadir.
Untuk menjadi informasi, Rachmad Muqtadir bin Saeka Latiho, ST, MM adalah ASN Kota Kendari. Dirinya yang tumbuh dan besar dilingkungan keluarga pendidikan merupakan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al Istiqomah Kendari yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Satria Bumi Kendari.
Rachmad Muqtadir merupakan anak dari pasangan H. Saeka Latiho dan Hj. Muhaniah Hasyim yang keduanya adalah pendiri dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam Enam Kendari, SMK Satria Kendari, SMA Satria Kendari dan SMP Satria Kendari.
Redaksi
















