Putusan MK Tentang Sengketa Pilpres 2019 Patut Kita Apresiasi

85

Faktual.Net, Jakarta. Habib Salim Jindan Baharun selaku Presiden Majelis Dzikir RI-1 mengatakan bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa Pilpres patut diapresiasi. Hal tersebut disampaikan kepada media di Jakarta pada Kamis Malam, 27/6/2019.

“Terkait sengketa Pilpres 2019 di MK dan penetapan putusan tersebut bersifat final alias tidak bisa diganggu gugat serta semakin memperjelas bahwa pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019 – 2024”, ujar Habib.

“Memang sejak awal kami sudah memastikan bahwa Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin layak untuk memimpin negeri kita kembali untuk lima tahun ke depan. Dan kami pun sejak awal menyelenggarakan Tasyakuran Akbar sehari setelah Pemilu 2019 di Markaz Majelis Dzikir RI-1 di Cileungsi Bogor pada Kamis Sore, (18/04/2019),” ujarnya.

Walaupun di lain pihak Habib Salim Jindan Baharun mengakui bahwa organisasinya tidak terkait dengan urusan politik praktis. Namun sebagai bagian dari anak bangsa yang cinta negeri, Majelis Dzikir RI-1 selalu berusaha peduli dengan kepentingan politik kebangsaan.

Baca Juga :  Kader Hanura Papua Dukung OSO Nahkodai Hanura

“Kami selaku Presiden Majelis Dzikir RI-1 mengucapkan selamat dan sukses semoga Beliau segera dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019 – 2024,” harapnya Habib Salim.

“Jangan lupa bahwa kemenangan yang didapat dengan kejujuran akan sangat berarti bagi kita semua, Allah maha berkuasa atas segala sesuatu dan makhluk tidak berkuasa,” tukas Habib Salim.

Selaku Presiden Majelis Dzikir RI-1 meminta khususnya kepada Anggota Majelis Dzikir RI-1 dimanapun berada dan pada umumnya memohon kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menahan diri. Menurutnya, sekarang yang terpenting adalah tetap berpikir jernih dan tenang dan sudah bukan lagi masanya untuk berpikir tentang 01 atau 02, tetapi bagaimana berpikir untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Kader Hanura Papua Dukung OSO Nahkodai Hanura

Secara khusus, Habib Salim meminta calon yang terpilih untuk merangkul pihak yang selama ini berseberangan.

“Yang terpenting Presiden terpilih harus mampu memandang bahwa semua adalah bersaudara sebangsa setanah air. Apapun perbedaan tidak boleh menyebabkan ada yang terpinggirkan. Begitupun halnya pada pihak yang kalah agar bisa legowo. Sebab menang sejatinya bukan ditentukan hitungan suara, melainkan siapa yang bisa berbuat yang terbaik bagi bangsa dan khususnya kepada saudaraku sebuah Elemen Bangsa yang tidak henti-hentinya menyerukan Jihad Fisabilillah, marilah kita sama-sama berjihad untuk membangun negeri dan marilah kita saling bahu membahu demi kebaikan bangsa, negara, dan agama,” pungkas Habib Salim.

Reporter : Rizal

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :