Example floating
Example floating
DaerahKriminal

Penipu Dan Penganiayaan Anak Umur 3 Tahun, Mengaku Anggota Intel Polisi Jabar

×

Penipu Dan Penganiayaan Anak Umur 3 Tahun, Mengaku Anggota Intel Polisi Jabar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Bandung , Jabar – Kasus Penipuan dan Penganiayaan anak umur 3 tahun yang terjadi di Cibiru Sindang Reret Kabupaten Bandung hari Sabtu ( 6/9/25) kronologis kejadian oknum tersebut mengaku sebagai Intel Polisi dari Polda Jabar yang mengaku berinisial RR di duga menipu korban ibu rumah tangga VK (52) kerugian materi dari pelaku sebanyak 5 juta rupiah.

Karena korban dengan pelaku bersebelahan dengan kontrakan nya korban pun baru kenal sebulan yang lalu dengan pelaku , karena pelaku mengaku dari Intel Polda Jabar dan sempat memperlihatkan senpi di pinggang si pelaku maka percayalah sikorban bahwa si pelaku anggota polisi , bahkan sebagian masyarakat di sekitar nya tahu bahwa pelaku anggota Intel Polisi karena keseharian pelaku memakai pakaian preman.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Modus nya si pelaku pada hari Jumat (5/9/24) mengeluh ke si korban untuk meminjam uang sebesar rp.5 juta keperluan orang tua nya untuk dirawat ke rumah sakit tanpa rasa curiga si korban langsung transfer ke rekening si pelaku dengan perjanjian hari Senin (8/9/25) duit 5 juta akan dipulangkan ungkap”, Pelaku.

Baca Juga :  Kwarda Sultra Dorong SDM Pramuka Unggul dan Adaptif di Era Global

Pelaku sering kali memukul anak tiri nya yang masih berusia 3 tahun sampai sekujur badan nya memar , suatu saat anak tiri nya bermain ke rumah kontrakan nya si korban lalu sikorban menanyakan ke istri pelaku yang berinisial DK dengan jawaban anak perempuan ini ada kelainan darah jadi harus di periksa ke dokter , timbul kecurigaan anak ini setiap melihat pelaku selalu menghindar.

Disisi lain saksi tetangga pernah melihat anak perempuan sekecil ini selalu mendapat kekerasan dari Ayah si pelaku.

Seiring waktu pelaku tidak menepati janji kepada korban untuk mengembalikan uang yang di pinjamkan ke pelaku , lalu korban pergi ke Polda Jabar Selasa (9/925) untuk konfirmasi si pelaku apa benar dari Anggota Polisi Polda Jabar sesuai perkataan pelaku mengaku sebagai Intel Polda Jabar ,setelah di selusuri tidak ada nama RR di Polda Jabar seorang anggota Polda Jabar bagian Direskrimum mengatakan ini mungkin Cepu ( informan polisi ) “,Ungkap nya.

(IJM)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit