Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Headline

Nikolas Kilikily: Gairah Tinju Menurun, Saatnya Bangkit Lewat Pattimura Big Fight 2026

×

Nikolas Kilikily: Gairah Tinju Menurun, Saatnya Bangkit Lewat Pattimura Big Fight 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net – Jakarta — Dunia tinju Indonesia bersiap kembali “naik ring”. Promotor Maluku Barat Daya Promotion, Nikolas Johan Kilikily, memastikan akan menggelar pertunjukan tinju profesional dengan memperebutkan empat sabuk emas dalam rangka HUT ke-209 Pattimura.

Event bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei 2026 di Auditorium TVRI Senayan, Jakarta, dan diharapkan menjadi momentum kebangkitan tinju nasional.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Niko Kilikly yang juga pernah menjadi petinju di Sasana Garuda Jaya menilai, Maluku selama ini dikenal sebagai gudang petinju berbakat. Namun dalam beberapa tahun terakhir, gairah tinju justru mengalami penurunan signifikan.

“Kita semua tahu Maluku adalah gudang petinju. Tapi sekarang gairah itu mulai menurun. Saya berharap lewat event ini bisa lahir kembali petinju-petinju hebat,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

 

Ia mengenang kejayaan tinju Indonesia di masa lalu yang melahirkan nama-nama besar seperti Elyas Pical dan Nico Thomas yang sempat mengharumkan nama bangsa hingga ke level dunia.

Menurutnya, regenerasi atlet menjadi kunci utama agar prestasi tersebut bisa kembali terulang, tidak hanya di Maluku tetapi juga di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Keberhasilan Program Infrastruktur Multiyears

“Kami berharap bibit-bibit petinju baru bermunculan di seluruh Indonesia. Tinju harus kembali menjadi olahraga yang dicintai seperti sepak bola,” kata Niko.

Ia juga menyoroti kondisi saat ini di mana banyak sasana tinju yang mulai berkurang, berbeda dengan masa lalu ketika pembinaan atlet tersebar luas di berbagai daerah.

Padahal, lanjutnya, tinju telah terbukti mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa melalui prestasi internasional, seperti yang ditorehkan Chris John, Muhammad Rachman, Anis Roga, hingga Daud Yordan.

Niko berharap di era kepemimpinan Prabowo Subianto akan lahir kembali petinju-petinju berprestasi yang mampu bersaing di kancah dunia.

Sebagai promotor, ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, hingga masyarakat luas untuk bersama-sama menghidupkan kembali dunia tinju Indonesia.

“Kita harus bergandengan tangan. Tidak mudah, tapi kalau semua bergerak, tinju Indonesia bisa bangkit kembali,” tegasnya.

Melalui event Pattimura Fight 2026, Nikolas optimistis antusiasme masyarakat akan tinggi dan menjadi langkah awal untuk menghadirkan kembali pertandingan tinju secara rutin dan berkelanjutan di Tanah Air.

Reporter: Rosmauli

Tanggapi Berita Ini