Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Pembukaan Sekolah Lapang Kakao di Desa Mattoanging : Wujud Komitmen Meningkatkan Kapasitas Petani

×

Pembukaan Sekolah Lapang Kakao di Desa Mattoanging : Wujud Komitmen Meningkatkan Kapasitas Petani

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Bulukumba, Sulsel – Pembukaan Sekolah Lapang (SL) Kakao resmi dilaksanakan di Desa Mattoanging, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Penyuluh Kementerian Pertanian, Pemerintah Desa Mattoanging, perwakilan PT Tritama Wirakarsa, PT Kudeungo Sugata Indonesia, para petani kakao setempat, serta narasumber yang berkompeten di bidang budidaya kakao.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Sekolah Lapang Kakao merupakan program pembelajaran bagi petani yang mengedepankan praktik lapangan dan diskusi.

Program ini dirancang sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan petani dalam mengelola kebun kakao secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi SL 1 Kakao, Koordinator BPP Kajang, Nanno, S.P., menyampaikan bahwa komoditas kakao memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat.

> “Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sekolah lapang menjadi langkah strategis untuk menghasilkan petani yang lebih mandiri, produktif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan budidaya kakao saat ini,” ujar Nanno.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti sesi pengenalan program, penyampaian tujuan sekolah lapang, serta diskusi mengenai kondisi dan potensi pengembangan kakao di Desa Mattoanging.

Baca Juga :  Dari Pelosok hingga Permukiman, DPUPR Batang Perluas Akses Air Bersih dan Sanitasi

Ke depannya, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran intensif yang mencakup :
– Teknik budidaya kakao yang baik dan benar
– Sistem pemangkasan pohon yang efektif
– Manajemen pemupukan yang tepat sasaran
– Pengendalian hama dan penyakit tanaman
– Penanganan pascapanen untuk menjaga kualitas biji kakao

Melalui Sekolah Lapang Kakao ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang semakin erat antara petani, penyuluh, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dalam mewujudkan pengembangan kakao yang berdaya saing serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di akhir kegiatan, Ketua P4S Pallawa Tani, Riswandi, menegaskan pentingnya wadah ini bagi kemajuan bersama.

“Sekolah Lapang Kakao bukan sekadar tempat belajar, tetapi menjadi wadah bagi petani untuk berbagi pengalaman, meningkatkan keterampilan, dan bersama-sama membangun masa depan komoditas kakao yang lebih maju,” pungkas Riswandi.

Reporter: Ahmad Rabbani

Tanggapi Berita Ini