Faktual.net, Bontolempangan,Gowa. Pembangunan jembatan kassangngi Yang Terletak Di Bongki Desa Paladingan kecamatan Bontolempangan kabupatem gowa yang di menangkan oleh CV.KENANGA RESKI UTAMA , yang bersumber dari APBD TA 2019 Rp.816.000.000 Di kerjakankan secara swadaya oleh Masyarakat Desa pa,ladingan.

Pantauang awak media di lokasi Beberapa hari yang lalu terlihat Ratusan masyarakat Antususias bergotong royong malakukan pengecorolan jembatan tanpa di gaji.

Dengan di kerjanya secara swadaya maka ada indikasi korupsi di dalamnya, karena menguntungkan Pihak Pu dan Pihak pemenang Tender.
Salah satu masyarakat yang Tidak ingin di sebutkan namanya saat di komfirmasi awak media di lokasi mengatakan. “Memang jembatan ini pernah roboh, jadi pada saat pengecoran kedua kepala desa pa,ladingan mengintruksikan semua kepala dusun untuk mengumpulkan semua warganya untuk melakukan pengecoran jembatan”.ucapnya
Dan pengencoran ini dilakukan selama dua hari secara berturut-berturut, di hari pertama di perkirakan ada kurang lebih 200 orang yang hadir, sedangkan di hari kedua hanya ada kurang lebih 200 orang mereka semua itu hadir karena di panggi oleh kepala dusun mereka masing-masing karena intruksi kepala desa pa,ladingan.
Sementara itu di tempat terpisah salah satu tokoh pemuda setempat yang turut hadir bekerja inisial H mengatakan. “Saya hadir karena di panggil kepala dusun saya untuk bergotong royong.
Dan saya tidak tahu kalau jembatan ini adalah jembatan dari dinas pu kabupaten Gowa yang anggarannya cukup besar karena menghampiri Satu Milyar Rupiah, seandainya saya tahu bilang ada dananya mungkin saya tidak bakalan hadir”.ucapnya
Saat awak media mencoba mengkomfirmasi lewat telfon seluler ke pelaksana lapangan Jojo yang juga anaknya Kepala Desa pa,ladingan mengatakan. “Cari maki masyarakat di situ untuk kiwawancarai, terkait foto-foto sebelum di cor yang di arahkan komisi 3 DPRD gowa itu tidak ada dan terkait gambar RAB NYA itu tidak ada mungkin di sembunyi sama tukan sebelumnya karena kurang ajar memang itu yang tukang yang kerjai sebelum roboh.
Terkait bapak saya yang juga kepala desa pa,ladingan selaluji ada di lokasi itu mungkin saat ini lagi pergi ke kebun yang berada di tengah hutan.
Kenapa naselalu saya juga yang ditanya, sakitki gigiku cari saja masyarakat yang ada di sekitar sana, untuk di wawancarai karena saya sakit gigiku kalau di tanya terus”. Ucap jojo anak kepala desa pa,ladingan
EDITOR : REDAKSI SUL SEL
REPORTER : SAENAL ABIDIN
















