Peduli Korban Gempa, Pemuda Indonesiana Nekat Melawan “Maut”

372

Faktual.Net,Tidore. Bermodalkan semangat kemanusiaan, Pemuda Kelurahan Indonesiana Kecamatan Tidore Kota Tidore Kepulauan harus berjibaku menyebrangi lautan penuh ombak menuju lokasi dampak Gempa di Desa Gane Luar Halmahera Selatan. mereka terpaksa melawan maut karena lokasi yang terdampak gempa itu Tidak bisa ditempuh melalui darat.

“Menuju ke Gane Luar itu melalui Desa Matuting Kecamatan Gane Timur Tengah, dan perjalanan ke Desa Gane Luar ini jika kita minta izin di posko utama yang berada di Saketa maka tentu tidak akan dapat izin karena medannya cukup rawan, sehingga kami berinisiatif sendiri untuk berangkat menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak gempa,” ujar Koordinator Relawan Pemuda Indonesiana Totok Arbar saat ditemui media ini di Sekretariat Relawan Pemuda Indonesiana, Kelurahan Indonesiana pada Senin, (29/7/19).

Atas inisiatif itu, Relawan Pemuda Indonesiana yang beranggotakan sebanyak 10 orang itu, ahirnya sukses menempuh Gane Luar dengan menggunakan dua Bodi Motor Kayu yang disertai dengan bantuan kemanusiaan yang bersumber dari Masyarakat Kelurahan Indonesiana.

“Jadi setelah kami berangkat, baru kami mengutus satu orang tim untuk laporkan di posko utama yang berada di Saketa, sehingga pihak posko sudah tau bahwa kami telah menuju ke Gane Luar, dan apabila terjadi sesuatu dengan kami maka pihak posko bisa melakukan evakuasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Totok mengaku bahwa dalam perjalanan dari Matuting menuju ke Gane Luar memakan waktu kurang lebih 3 sampai 4 jam. dan ironsinya dalam perjalanan, Relawan Pemuda Indonesiana dihantam dengan angin kencang dan ombak yang deras, sehingga salah satu bodi yang digunakan menuju Gane Luar mengalami kebocoran dibagian depan dan belakang.

Baca Juga :  Sering Terjadi Kebakaran, Warga Biringbulu Harapkan Pemkab Gowa Adakan Mobil Damkar

“Kendala yang kami alami dalam perjalanan itu sangat banyak, tetapi alhamdulillah setelah kami tiba, kami disambut dengan baik oleh warga yang ada di desa Gane Luar, dan mereka mengucap banyak terimakasih kepada Masyarakat Tidore,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan oleh relawan pemuda Indonesiana

Kehadiran Relawan Pemuda Indonesiana selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, mereka juga bekerjasama dengan Dinas Perizinan Kabupaten Halsel membantu para warga yang terdampak Gempa membangun MCK di Pos 2 Desa Gane Luar, Pasalnya pola Pemerintahan Halmahera Selatan dalam menangani korban Gempa dilakukan pembagian wilayah per instansi.

“Bantuan yang kami bawa ini difokuskan ke Gane Luar yang terdapat tiga Pos dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 438, aktifitias kami mulai dari perjalanan hingga kembali ke Tidore itu selama tiga hari dua malam,” tambah Amar salah satu Anggota Relawan Pemuda Indonesiana.

Dengan melihat sejumlah Desa di Halmahera Selatan yang terdampak gempa dan tidak mudah ditempuh baik melalui jalur darat maupun laut, Relawan Pemuda Indonesiana berharap kepada Pemerintah Provinsi dapat menyurat ke 10 Pemerintah Kabupaten Kota yang ada di Maluku Utara untuk membantu para korban melalui penyediaan transportasi laut, sehingga dengan begitu dapat memudahkan para relawan dalam menyalurkan bantuan. pasalnya untuk saat ini warga yang terdampak gempa di Halmahera Selatan masih membutuhkan bantuan berupa Air Bersih, Tarpal, Selimut dan Tikar sebagai pengalas tidur.

Baca Juga :  Sering Terjadi Kebakaran, Warga Biringbulu Harapkan Pemkab Gowa Adakan Mobil Damkar

“Sumber bantuan yang kami bawa ini, khusus bantuan dilingkup kelurahan Indonesiana, untuk itu sebagai koordinator Relawan kami ucapakan banyak terimakasih kepada Masyarakat Kelurahan Indonesiana, Ketua Pemuda, Tokoh masyarakat, yakni Muhammad Sinen, (Wakil Walikota Kota Tikep), Ridwan Moh Yamin, Kartini Elake, Zulkifli Ohorella , Rustam Marsaoly dan Ibu Kepala Kelurahan Indonesia Laela Djafar, yang turut berpatisipasi mensupport kami dan membantu warga halsel,” tutur Totok.

Sekedar diketahui, bantuan yang langsung disalurkan Relawan Pemuda Indonesiana ke Gane Luar Kabupaten Halmahera Selatan itu diantaranya, Supermie Instan 33 Dos, Air Mineral Gelas 34 Dos, Beras 5 Kg 30 Karung, Sabun Cuci Surya 1 Dos, Karpet Tikar 12 Lembar, Perlengkapan Bayi berupa Kaos Kaki sebanyak 12 pasang, Minyak Kayu Putih 6 botol, kelambu bayi 5, selimut bayi 9, bantal 1, Popok Balita Mamy Poko ukuran L sebanyak 60 pak, ukuran M 60 Pak, Meries Peints 1 Dos yang bersisi 120 buah. Pembalut Wanita (Kotex) 100, pakaian layak pakai 2 karung besar, 2 kardus sedang, 7 kardus kecil dan 5 kantong kresek.

Reporter : Aswan Samsudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :