Faktual.net, Gowa –Pengaspalan dan Rabat Beton Ruas 1 dan Ruas 2, di Dusun Lembangbu’ne, Kelurahan Cikoro, Kabupaten Gowa. Diduga asal jadi dan sarat Korupsi, 22/01/2022.
Pasalnya Proyek tersebut tanpa papan Informasi dan di LPSE Kabupaten Gowa juga tidak di tampilkan detail anggarannya.
Proyek tersebut di kerjakan di akhir Tahun 2021 dan pas memasuki Tahun 2022 Pengaspalan dan Rabat Beton tersebut sudah mulai retak diduga kualitas dan Volume pekerjaan di kurangi.
Pada saat awal pekerjaan salah satu pelaksana lapangan Maslim saat di konfirmasi mengatakan, di Ruas Pertama dan ruas Kedua Volumenya kurang lebih 2 Kilo, Lebarnya 4 Meter, Aspal 3 Meter dan Beton 1 Meter.
Sementara itu pantauan Awak media di lokasi pada tanggal 14 Januari 2022, ada pengurangan Volume yang mana Rabat Betonnya tidak sampai 1 meter dan kualitasnya di duga di kurangi, karena di ruas 1 dan ruas 2 sudah banyak yang rusak.
Salah satu masyarakat setempat inisial U saat di temui di lokasi mengatakan, campuran beton yang ada di mobil molen di perjual belikan ke masyarakat setempat.
“Harganya bervariasi mulai dari Harga Rp.500.000 sampai Rp.1000.000”, ucap salah satu warga.
Sementara H.Sahar saat di konfirmasi melalui Pesan WhatsApp mengatakan, Foto yang kamu kirim bukan kerjaan saya.
“Biasa LSM itu sembarang lokasi dia foto baru dia kirim ke saya, ada tiga kontraktor di Gowa hanya saya yang bisa menjamin kerjaan saya sampai 2 tahun”, ucap H.sahar.
Ia juga mengatakan, saya sudah suruh anggotaku ke lokasi bersama pejabat yang lebih tinggi yaitu Camat Tompobulu ada di lokasi memakai Mobil Dinasnya, kalau tidak percaya silahkan Video Call.
“Camat Tompobulu saya suruh cek pekerjaanku dilokasi dan dia sekarang sudah berada dilokasi naik mobil dinasnya untuk mengecek pekerjaan saya,” tambah H.Sahar.
Lebih lanjut H.Sahar mengatakan, kalau hanya butuh uang Rokok tidak usah seperti itu, silahkan datang saja cari saya dan kamu tahu sendiri sekarang ini masih masa pemeliharaan.
“Sekarang masih masa pemeliharaan jadi masih bisa diperbaiki kalau ada yang rusak, kalau hanya butuh uang rokok silahkan datang cari saya”, lanjutnya.
Ia berharap, kalau benar anggotanya bersalah. maka dia tidak akan segan-segan menghukumnya.
“Kalau anggota saya terbukti bersalah maka saya duluan yang akang menghukumnya, dan kalau itu yang di jual material silahkan foto terus kirim ke saya”, Harap H.Sahar
Reporter : Saenal Abidin Penaklukh
















