faktual.net, Opini. Kebanyakan orang menyimpulkan bahwa madu yang menggranulasi/mengkristal atau membeku saat ditempatkan pada suhu dingin berarti madu tersebut palsu. Kesimpulan tersebut adalah kesimpulan yang sepenuhnya salah. Sebuah kesimpulan yang didasarkan berdasarkan “katanya” tanpa berlandaskan teori ilmiah atau hasil penelitian.
Faktanya adalah madu granulasi (kristalisasi) atau madu yang membeku di suhu dingin merupakan proses alami yang justru menjadi salah satu tanda dari banyak tanda tanda bahwa madu tersebut murni dan tidak pernah melalui proses pemanasan berlebihan.
Madu granulasi adalah kondisi madu ketika berubah dari cair menjadi lebih kental, berbutir, atau bahkan padat seperti mentega. Proses ini terjadi karena glukosa dalam madu terpisah dari kandungan airnya dan mengalami proses kristalisasi. Glukosa yang tinggi mengalami pembekuan membuat madu menjadi padat dan mengkristal.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan madu mengalami proses kristalisasi atau Granulasi.
Pertama: Kandungan glukosa yang tinggi terhadap madu dari beberapa jenis nektar tertentu. Seperti madu nektar randu, madu nektar karet, madu nektar kaliandra dan beberapa jenis lainnya.
Kedua: Suhu penyimpanan yang dingin antara suhu 10°C–15°C. Secara hukum alam, yang namanya benda cair (termasuk madu) apabila disimpan di suhu dingin maka akan terjadian pembekuan.
Ketiga: Madu mentah (raw honey) yang belum mengalami proses pengurangan kadar air baik dengan cara pasteurisasi atau dehumidifikasi maka berpotensi akan mengalami granulasi.
Keempat: Adanya partikel alami seperti serbuk sari dari jenis bunga tertentu yang juga berpotensi memicu terjadinya granulasi/kristalisasi pada madu.
Apakah Madu Granulasi Aman Dikonsumsi?
Tentu sangat aman. Granulasi tidak mengurangi kualitas, rasa, maupun manfaat madu. Nilai gizinya tetap sama, bahkan sering kali lebih terjaga karena madu tidak melalui proses pemanasan tinggi.
Cara Mengembalikan Madu Menjadi Cair
1. Rendam botol madu dalam air hangat (bukan air mendidih)
2. Aduk perlahan hingga kristal larut
3. Hindari pemanasan langsung atau microwave karena dapat merusak enzim alami madu
4. Kembalikan madu ke suhu normal atau suhu ruang yang berada dikisaran 26°C – 28°C
Sebagai beekeeper, kami bangga menghasilkan madu alami tanpa campuran dan tanpa pemanasan berlebih. Granulasi adalah bukti keaslian madu, bukan cacat produk.
Penulis Aco Rahman Ismail, ST.,MM adalah anggota dari Inspirator Lebah Madu Indonesia, juga merupakan Owner dari Madu Murni Abu Ken
















