Example floating
Example floating
Headline

Gedung Farmasi UIN Malang Bermasalah, Penggarap Dirugikan Milyar Rupiah

×

Gedung Farmasi UIN Malang Bermasalah, Penggarap Dirugikan Milyar Rupiah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Malang. Proyek pembangunan gedung Farmasi Universitas Islam Negeri (UIN) Malang yang terletak di Kompleks kampus 3 UIN, Kota Batu telah rampung digarap, kendati demikian, hal tersebut masih menyisakan permasalahan yang hingga kini belum menemui titik terang.

Diketahui bahwa, perusahaan penggarap yang ditunjuk untuk mengerjakan proyek pembangunan tersebut, hingga kini belum melakukan pelunasan kepada beberapa sub-contractor. Pihak sub-contractor mengaku bahwa, mereka merasa ditipu dan dipermainkan baik oleh Perusahaan penggarap dan oleh pihak UIN selaku pemberi proyek.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Salah satu perwakilan sub-contractor mengatakan bahwa, pembayaran atas pekerjaan mereka telah digelapkan oleh pihak perusahaan penggarap. Ia juga mengaku bahwa atas kejadian ini, pihak sub-contractor telah mengalami kerugian hingga milyar rupiah.

“Sesuai jadwal dan perjanjian di awal, mereka (penggarap) seharusnya langsung membayar kita setelah menerima pelunasan pembayaran dari pihak UIN, tapi hingga kini hampir 1 tahun pembayaran tersebut belum terelaisasi,” ujar salah satu perwakilan sub-contractor. Minggu, (10/1/2020).

Baca Juga :  Rosmauli Tim  Humas Pattimura Internasional Bight Fight 2026 Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Ketua Umum GRIB

Pihak sub-contractor juga berpendapat bahwa, di kasus ini seharusnya pihak UIN juga ikut bertanggung jawab. Hal tersebut karena, dari awal pihak UIN lah yang mengajak dan meyakinkan untuk sub-contractor membantu dalam pembangunan ini.

“Kita juga sedang menunggu pertanggungjawaban dari pihak UIN. Mereka selalu berjanji untuk membantu dan mengawal proses ini dari awal, tapi hingga kini belum ada penyelesaian yang dapat membantu kita”, imbuhnya.

Para pekerja sub-contractor sepakat bahwa, jika permasalahan ini tidak menemui solusi bersama, maka mereka akan segera meneruskan perkara ini ke pengadilan untuk dilakukan gugatan perdata dan juga melaporkan ke pihak Kepolisian untuk melakukan laporan pidana.

“Saya berharap baik dari pihak kontraktor dan UIN dapat memberikan solusi yang terbaik, jika tidak kita pasti akan teruskan ke ranah hukum”, pungkas perwakilan sub-contractor tersebut. (sam)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit