Example floating
Example floating
Opini

Ekpektasi Politik Yang Menyerampakan

×

Ekpektasi Politik Yang Menyerampakan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Oleh : DIDIN C.A (Ketua Umum Kerukunan Keluarga Besar Etnis Donggo – KKBED)

Faktual. Net, NTB. Kontestasi politik setiap agenda demokrasi yang di adakan 1 (satu) kali dalam 5 (lima) tahun, baik itu Eksekutif maupun Legislatif merupakan acara yang di tunggu-tunggu bagi setiap warga negara yang mencalonkan diri maupun yang memilih para wakil-wakilnya di parlemen. Acara kontestasi politik memberikan kesempatan pada setiap warga negara untuk ikut terlibat meramaikan kegiatan tersebut. Dari setiap rakyat yang mencalonkan diri tentu memiliki harapan dan cita-cita dengan hadirnya mereka dapat memberikan sumbangsih besar terhadap kemajuan bangsa dan negara dengan harapan dapat di berikan kepercayaan oleh rakyat. Begitu kira-kira janji politik mereka kepada rakyat. Begitu pula sebagai rakyat yang memilih, tentu memeliki tumpuan harapan kepada mereka agar hak-hak mereka dapat di perhatikan.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Cita-cita bangsa sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) tahun 1945 adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejehteraan umum, mencerdaskan kehiduan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Menurut Fajar Kurnianto, partai politik bukan tempat untuk mencari uang dan materi. Bukan pula jadi tunggangan atau batu loncat untuk mencari uang dan materi di pusat-pusat kekuasaan (eksekutif dan legislatif). Partai politik adalah entitas politik yang memiliki peran besar dalam menyelesaikan persoalan bangsa dan negara. Ini perlu di pahami betul oleh para anggota partai politik.

Partai politik adalah agen sosial yang di harapkan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan terobosan ide dan gagasan mereka dalam masyarakat. Dengan kata lain, partai politik adalah rumah pengabdian bagi masyarakat. Sebuah tugas yang sesungguhnya mulia karena melayani untuk kebaikan masyarakat.

Politik memang menjadi kunci utamanya dalam menyelesaikan cita-cita bangsa dan negara. Untuk itu para anggota partai politik harus orang-orang yang memiliki kapabilitas yang tinggi sehingga mampu menyelesaikan terobosan melalui ide dan gagasan sebagai bentuk pengabdian penuh demi kemajuan bangsa dan negara dalam menjawab tantangan jaman yang semakin canggih.

Kontestasi politik bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi seluruh negara yang menganut nilai-nilai Demokrasi. Untuk itu para anggota partai politik tentu sebagai ujung tombak keberhasilan suatu bangsa dan negara. Partai politik adalah suatu wadah yang positif untuk mengabdikan diri kepada Negara. Partai politik sebagai wadah pengabdian bagi orang-orang yang memiliki kapabilitas yang tinggi, kini semakin hari semakin ngawur dan berantakan para kadernya, juga partai politik sudah menjadi ajang persaingan secara tidak sehat setiap partai politik itu sendiri.

Partai politik hari ini beserta para anggota partai politik bagaikan bentuk makhluk yang menyerampakan bagi orang lain. Dimana hari ini dapat kita saksikan secara bersama, baik itu melalui media sosial, televisi maupun media cetak hampir cara mereka menyampaikan sesuatu terhadap lawan politiknya sangat menyeramkan. Dimana antara satu dengan yang lainnya partai politik dengan rajinnya saling mengklaim, ada yang mengatakan partai pro kebangkitan PKI, ada juga yang mengatakan partai pro kebangkitan khilafah, ada yang mengatakan lawan politiknya juga adalah kelompok radikal. Sehingga rakyat pun saling menghujat yang di akibatkan kelompok-kelompok partai politik yang sudah tidak sehat lagi dalam menjalankan amanah cita-cita bangsa dan Negara ini. Jika partai politik sudah tidak sehat lagi, mana mungkin cita-cita bangsa dan Negara bisa tercapai sebagaimana harapan orang-orang terdahulu melalui UUD 1945 tentang cita-cita bangsa Indonesia.

Jika cara tersebut para partai politik dalam mendapatkan empati masyarakatnya, tentu akan mengalami degradasi terhadap nilai-nilai demokrasi dalam kontestasi politik kita. Bukan hanya partainya saja di serang, sampai tingkat personalitinya juga mereka saling menyerang, sebutkan saja ada beberapa orang mengatakan lawan politiknya orang tidak mememliki orang tua yang jelas, ada yang mengatakan orang tersebut keturunan PKI, ada pulang dia tidak pantas menjadi bagian dari pemerintah, sebab dia pernah di pecat, ada juga yang mengatakan bahwa si dia petugas partai, adapula yang mengatakan milik asing sampai saling adu fisik demi membela kelompok yang mereka anggap benar daripada lawannya itu.

Menjadi pertanyaan kita semua, apakah hal-hal tersebut di atas adalah notabenenya orang yang memilki kapabalitas yang tinggi, menyinyir hal-hal yang tidak mendidik, hal-hal yang tidak membangun bagi kebutuhan suatu bangsa. Tentu tidak, karena bangsa ini membutuhkan orang-orang yang betul-betul ingin mengabdikan diri tanpa melakukan cara menyalahkan satu dengan yang lainnya, melainkan bangsa ini membutuhkan orang-orang yang memiki ide dan gagasan yang dapat menjawab kebutuhan bangsa serta dapat mencapai cita-cita bangsa ini. Sudalah, dan akhirilah cara itu, sebab dengan cara tersebut tidak mendidik terhadap nilai-nilai demokrasi. Jika itu terjadi terus menerus terhadap partai politik, yakin dan percaya masyarakat tidak percaya lagi kepada partai politik.

Partai politik seharusnya saling menyampaikan ide dan gagasan untuk kemajuan bangsa dan negara ini, agar empati rakyat dan nilai-nilai kepercayaan di setiap kontestasi politik semakin tinggi. Bukan saling mencaci, menjelek-jelekan satu dengan yang lainnya. Mulailah dengan politik yang santun di hadapan rakyat, bukan yang menakutkan rakyat dengan cara menghantui rakyat secara tidak langsung. Stop membuat kegaduhan di tengah-tengah rakyat. Mulailah dengan cara yang baik sebagaimana partai politik bukan tempat untuk mencari uang dan materi. Bukan pula jadi tunggangan atau batu loncat untuk mencari uang dan materi di pusat-pusat kekuasaan (eksekutif dan legislatif). Partai politik adalah entititas politik yang memiliki peran besar dalam menyelesaikan persoalan bangsa dan negara.

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit