Faktual.net.Gowa,Sulsel – Kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah panggung di Dusun Liangloe, Desa Lembangloe, Kecamatan Biringbulu, Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 17.30 WITA, dipastikan dipicu dari aktivitas memasak menggunakan kayu bakar.
Kepala Desa Lembangloe, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, membenarkan bahwa rumah yang terbakar merupakan milik warganya.
“Betul, itu rumah warga saya, dua unit rumah panggung,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran bermula saat pemilik rumah, Dg Kitta dan Sariba, tengah memasak buras menggunakan tungku kayu bakar untuk persiapan Hari Raya Idul Fitri. 
Api diduga masih menyala saat rumah ditinggalkan, sehingga memicu kebakaran.
Material rumah panggung yang didominasi kayu membuat api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain.
Dalam waktu singkat, dua rumah habis dilalap si jago merah.
Upaya pemadaman yang dilakukan warga secara manual tidak mampu mengendalikan api.
Kondisi diperparah dengan tidak tersedianya armada pemadam kebakaran di lokasi terdekat, sehingga bantuan harus didatangkan dari Kabupaten Jeneponto.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Seluruh harta benda korban hangus tanpa tersisa.
Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko penggunaan tungku kayu bakar tanpa pengawasan, terutama di kawasan permukiman berbahan kayu.
Di sisi lain, keterbatasan akses layanan darurat di wilayah pegunungan memperbesar dampak kebakaran yang seharusnya bisa diminimalkan.
Reporter : Sattu















