Faktual.Net, Kendari, Sultra – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Andi Sulolipu menerima kunjungan rombongan Anggota DPRD Buton Tengah pada jumat, (26/6/2020).
Sebanyak 8 orang rombongan Anggota DPRD Buteng ini dipimpin wakil ketua DPRD Suharman S.Pd, mendapat sambutan hangat Ketua komisi II, Andi Sulolipu dan beberapa anggota komisi lainnya ,beserta dari perwakilan Dinas Parawisata Kota kendari di ruang rapat DPRD Kota kendari.

Andi Sulolipu mengatangan, kedatangan rombongan Legislator Buteng tersebut dalam rangka melakukan konsultasi ke DPRD Kota Kendari terkait manajeman dan kontribusi parawisata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menyikapi hal itu Andi S, menghadirkan beberpa anggota Dinas Parawisata Kota Kendari dalam berbagi pandangan memgenai kontribusi parawisata yang tengah berkembang dikota Kendari sebagai sumber PAD.

Ketua komisi II itu menyampaikan, bahwa perlu mengoptimalkan media sosial yang bisa menampung semua informasi, baik wisata kuliner maupun objek wisata lainnya, sehingga masyarakat luar tertarik untuk melakukan kunjungan.
Ditambahkan, Wakil Ketua Komisi II, Sahabuddin menerangkan bahwa untuk peningkatan PAD melalui parawisata perlu dibuatkan Peraturaturan Daerah untuk mengatur itu. Selain itu juga pemerintah harus mampu mengedukasi masyarakat agar lebih mencintai wisata daerahnya sendiri, terang Sahabuddin.

Suasana rapat yang penuh keakraban itu, rombongan Legislator Buteng merasa banyak mendapat masukan serta motivasi terkait kontribusi parawisata terhadap PAD Buteng kedepan.
Ketua Komisi III, Tasman mengatakan, melihat kemajuan sektor parawisata Kota Kendari yang begitu pesat perkembangannya, sebagai daerah yang baru, tentunya pandangan yang diberikan mampu menjadi bahan pertimbangan bagi perkembangan sektor parawisata yang ada di Buteng.
“Kami sengaja berkunjung di Kota Kendari karena ada beberapa spot wisata yang cukup berkembang, dan saya kira ini akan menjadi bahan perbandingan buat kami suapaya kita juga bisa mengembangkan wisata yang ada di Kab. Buton Tengah,” ucapnya.
Tasman merasa berterima kasih karena ada beberapa regulasi yang bisa di bawah pulang yang nantinya akan menjadi dasar pengembangan parawisata yang ada di Buteng.
Reporter : Rasid
















