Faktual.Net, Bone, Sulsel-Pasca beredarnya isu dan pemberitaan terkait dirinya yang menyebut koordinator daerah (korda) Kabupaten Bone rangkap jadi pedagang sembako Ahmad Irham selaku korda angkat bicara.
Ditemui wartawan pada Minggu malam 1 Mei 2022, Ai menuturkan bahwa semua hanya kesalah pahaman semata.
“Selama ini saya memang dekat dengan beberapa agen, khususnya agen yang ada di Mare, karena sebelum menjabat sebagai Korda Bone kan saya memang pendamping Bansos di Kecamatan Mare,” katanya.
Ia membantah atas tudingan bahwa kedekatan dirinya dengan beberapa agen bukan berarti ada maksud tertentu untuk meraih keuntungan.
“Saya memang dekat cuma bukan berarti kedekatan itu saya manfaatkan untuk meraup keuntungan dengan berdagang sembako,” kata Ai.
Ia mengatakan, kedekatan dirinya dengan beberapa pemasok sembako di Bone agar tidak ditafsirkan macam-macam.
“Sekali lagi saya katakan, semua itu bukan berarti saya memanfaatkan kedudukan saya selaku Korda untuk bekerjasama atau menitip barang kepada mereka, kedekatan kami hanya sekedar teman biasa,” tegas Ahmad Irham.
Diketahui, jika sebelumnya Ahmad Irham selaku korda Bone sempat diberitakan media jika ia didugan berdagang sembako di beberapa agen yang ada di Kecamatan Mare dan Awangpone.
Tentunya pernyataan Ahmad Irham ini sangat bertentangan dengan pengakuan dua warga Bone yang sebelumnya menunjukkan bukti percakapan dengan pedagang telur yang belum terbayarkan sepenuhnya oleh Ai.
Laporan: Ikbal
















