Faktual.Net, Tidore. Meskipun wacana relokasi pedagang Bwang, Rica dan Tomat (Barito) yang berada di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) kelurahan Goto ke Pasar Tugulufa yang berdekatan dengan Pasar Sarimalaha Kelurahan Indonesiana telah digembosi sejak pertengahan tahun 2018 lalu, hanya saja untuk saat ini masih terdapat minimnya Fasilitas bagi pedagang sehingga belum dapat dilakukan.
Untuk itu, dengan adanya ketersediaan fasilitas yang sementara di bangun oleh Disperindagkop Kota Tikep membuat Disperindagkop kembali menargetkan bahwa relokasi pedagang barito akan dilakukan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan atau Puasa pada tahun 2019 mendatang.
Hal itu ditegaskan kepala Disperindagkop Tikep Saiful Bahri Latif kepada media ini saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini, dia mengatakan target relokasi pedagang akan dilakukan pada bulan April 2019, hal itu dilakukan karena menunggu semua pembangunan yang sementara dikerjakan selesai. “Saya targetkan sebelum puasa, pedagang barito sudah bisa direlokasi, jadi paling lambat di bulan april 2019 mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Saiful mengaku bahwa di tahun 2019 pihaknya juga mengalokasikan angaran untuk pembangunan Pasar Rakyat yang sebelumnya tidak selesai dikerjakan, mengingat pembangunan Pasar Rakyat itu awalnya bersumber dari APBN. Sehingga untuk itu di tahun 2019, pihaknya kembali menggelontorkan dana melalui APBD senilai Rp. 700 Juta demi terselesainya pekerjaan tersebut.
“Saya sudah konsultasi dengan ULP, begitu APBDnya sudah diketuk di DPRD maka pada tanggal 31 Desember saya sudah bisa masukan dokumennya ke ULP, lagipula perencanaan untuk pembangunan itu sudah ada, sehingga tidak perlu dilakukan perencanaan yang baru. Jadi untuk lelang nanti kami akan mendahului DPA, dan itu namanya Lelang tidak mengikat, sehingga sebelum puasa pekerjaan atas pembangunan itu juga sudah bisa selesai,” tambahnya.
















