Example floating
Example floating
Ragam

Dilantik Pimpin DPC INSA Kendari 2026-2031, Nini Rianti Siap Perkuat Sinergi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Maritim Sultra

×

Dilantik Pimpin DPC INSA Kendari 2026-2031, Nini Rianti Siap Perkuat Sinergi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Maritim Sultra

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Kendari, Sultra – Langkah baru bagi industri pelayaran niaga di Sulawesi Tenggara resmi dimulai seiring dengan pelaksanaan pelantikan dan rapat kerja Dewan Pengurus Cabang (Indonesian National Shipowners’ Association) DPC INSA Kendari periode 2026–2031, Selasa (30/2026), di Hotel Claro Kendari.

Kepemimpinan baru yang kini dinakhodai oleh Nini Rianti, S.P., membawa optimisme besar terhadap penguatan konektivitas maritim serta akselerasi ekonomi daerah.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Sebagai ketua terpilih, Nini Rianti menegaskan komitmen penuh organisasi untuk terus menjadi pilar strategis dalam menopang arus logistik laut di Bumi Anoa. Sektor transportasi laut dinilai sebagai urat nadi utama yang menghubungkan potensi komoditas lokal Sulawesi Tenggara dengan pasar nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Nini Rianti memaparkan visi kepengurusannya yang berfokus pada integrasi ekonomi daerah. Ia menyatakan kesiapan INSA Kendari untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tenggara melalui transportasi laut yang ada. Langkah ini krusial mengingat Sultra memiliki wilayah perairan luas dengan potensi komoditas tambang, perkebunan, dan perikanan yang melimpah.

Namun di sisi lain, ia tidak menampik adanya hambatan yang masih dirasakan oleh para pelaku usaha transportasi air saat ini. “Bapak ibu sekalian yang bahagia, pada kesempatan kali ini saya akan mengungkapkan sedikit permasalahan yang ada pada industri pelayanan yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara,” ujar Nini di hadapan para tamu undangan.

Menurutnya, potret tantangan industri pelayaran lokal saat ini meliputi aspek efisiensi biaya logistik di pelabuhan, transparansi penetapan tarif jasa kepelabuhanan, hingga standarisasi pelayanan administrasi operasional kapal. Masalah-masalah struktural seperti ini membutuhkan pembenahan kolektif agar tidak menjadi beban biaya tinggi bagi dunia usaha.

Baca Juga :  Karantina Sulawesi Tengah Kawal Kelancaran Arus Komoditas Hewan, Ikan dan Tumbuhan di Pelabuhan Luwuk

Oleh karena itu, DPC INSA Kendari di bawah nakhoda baru menggarisbawahi bahwa penyelesaian hambatan maritim wajib dilakukan secara terintegrasi. Organisasi berkomitmen untuk menjembatani aspirasi pelaku usaha pelayaran maritim serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan maritim demi kemajuan pelayanan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Melalui momentum pelantikan yang dirangkaikan langsung dengan rapat kerja ini, jajaran pengurus baru diharapkan langsung tancap gas dalam merumuskan kebijakan internal organisasi yang taktis dan solutif. Kehadiran INSA Kendari diharapkan mampu menyeimbangkan dinamika iklim usaha angkutan perairan yang sehat, transparan, dan kompetitif.

Nini Rianti menutup pandangannya dengan menyampaikan keyakinan kuat bahwa ikatan kebersamaan antarpengusaha pelayaran akan menjadi fondasi utama menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis. “Dengan semangat kebersamaan, saya yakin DPD Sulawesi Tenggara akan mampu menjadi motor penggerak dan mitra terbaik dalam wujudkan sektor maritim yang maju, aman dan berdaya saing,” pungkasnya secara optimis.

Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, jajaran pimpinan otoritas kepelabuhanan (KSOP/KUPP), direksi Badan Usaha Pelabuhan (BUP), serta para pengusaha angkutan laut se-Sulawesi Tenggara. Kolaborasi erat ini menjadi awal baik bagi penguatan poros maritim daerah.

Redaksi

Tanggapi Berita Ini