Example floating
Example floating
Opini

Dibalik Covid-19 Pemerintah Sultra Pura-Pura Peduli.

×

Dibalik Covid-19 Pemerintah Sultra Pura-Pura Peduli.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Opini Ditulis Oleh : Iksan Binsar

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Covid-19 menjadi perbincangan yang tidak ada habisnya, bagaimna tidak. Virus ini bersifat pandemi dan ribuan nyawa telah melayang karenanya.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Di Indonesia sendiri ratusan telah terjangkit dan puluhan nyawa telah melayang yang di sebabkan oleh Covid-19. Sehingga beberapa daerah telah melakukan pengurangan Aktivitas masyarakat mulai dari meliburkan Sekolah, Meliburkan Instansi pemerintah, menutup tempat hiburan bahkan sampai meliburkan aktivitas perkuliahan dalam Kampus.

Hal-hal diatas juga telah dilakukan oleh pemerintah Sulawasi Tenggara (Sultra)  dalam mengurangi potensi penyebaran Covid-19. Namun menurut saya, pemerintah Sultra saat ini hanya memanfaatkan momen tersebut untuk berpura-pura menunjukan kepeduliannya kepada masyarakat !.

Pura-pura peduli? Ya!
Jika pemerintah memang benar-benar peduli, tidak mungkin TKA asal Cina akan sampai di Sultra pada Minggu 15/03/2020 pada situasi seperti ini. Tentunya merupakan suatu kewajiban oleh Pemprov Sultra mengetahui kedatangan para TKA tersebut.

Tidak hanya persoalan itu, yang membuat saya yakin bahwa apa yang di lakukan Pemprov saat ini hanya sebatas pencitraan dan aktivitas dari perusahaan terbesar yang Ada di Sultra tidak tersentuh sama sekali oleh kebijakan yang di keluarkan Pemprov Sultra tentang pengurangan Aktivitas masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 .

Baca Juga :  Analisis Geopolitik dan Pertahanan: Kehadiran Fasilitas Bersama Indonesia-Amerika Serikat di Bandara Kertajati

Berdasarkan informasi bahwa, pada situasi masyakarat Indonesia termasuk Sultra yang tidak dalam keadaan biasa-biasa saja, para buruh atau karyawan yang sedang bekerja pada perusahaan terbesar disultra yakni VDNI harus melakukan pekerjaan atau aktivitas seperti biasa. Padahal Pemprov telah mengeluarkan himbauan atau kebijakan dalam mengurangi Aktivitas masyarakat seperi peliburan sekolah, instansi pemerintah dan juga tempat hiburan, namun kebijakan itu tidak dapat di rasakan oleh para pekerja yang ada di VDNI dan Anehnya, jangankan untuk meliburkan para buruh atau pekerja dalam perusahaan VDNI , mengurangi Jam kerja semenitpun tidak di lakukan perusahaan, padahal dalam mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19 dapat dilakukan dengan meningkatkan ketahanan daya tubuh dan itu dapat di peroleh dengan istrahat yang cukup oleh setiap pekerja atau masyakarat.

Sehingga atas hal tersebut saya menilai apa yang di lakukan Pemprov hanya sebagai pencitraan Belaka, dan jika tidak benar demikian maka tentunya pemprov Akan melakukan sesuatu untuk mengurangi aktivitas atau Jam kerja di perusahaan terbesar di Sultra itu.

Penulis adalah seorang Menteri Sosial dan politik BEM UHO.

(Isi Opini Diluar Tanggungjawab Redaksi)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit