Faktual.Net, Sinjai, Sulsel- Terkait Andi Seto Gadistha Asapa (ASA) Laporkan warganya di Polisi, Pemuda Sinjai Tengah, anggap Bupati Sinjai itu bersifat tidak dewasa dan tidak profesional dalam menduduki jabatannya, Rabu (24/02/21).
Pelaporan tersebut berawal dari kritikan yang dilayangkan oleh Anca Mayor untuk Bupati Sinjai di postingan sosial medianya.
Anca Mayor dilaporkan langsung oleh Bupati Sinjai Andi Seto Gadista Asapa, dengan nomor LP/27/II/2021/SPKT/POLRES SINJAI tanggal 22 Februari 2021.
Hal ini membuat Syahrul Gunawan, salah satu pemuda Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, menyayangkan laporan tersebut, menurutnya Bupati Sinjai dinilai tidak profesional dalam menjalankan jabatannya.
“Saya pribadi menyayangkan laporan tersebut, Bupati Sinjai seolah terlalu cepat terbawa suasana dengan kritikan-kritikan masyarakatnya,” ujarnya.
Syahrul prihatin terhadap sikap kekanak-kanakan yang dilakukan oleh orang nomor 1 di pemerintahan Kabupaten Sinjai ini. Tindakannya ini dinilai telah mencederai citra sistem demokrasi di negara ini, khususnya Kabupaten Sinjai yang kita kenal dengan Slogan “Bumi Panritta Kitta”.
“Bupati Sinjai hari ini telah mencederai citra sistem demokrasi negara kita, Pasalnya beliau seolah menunjukkan wataknya yang anti kritik,” ucapnya.
Ia mengatakan Bupati Sinjai seharusnya memberikan ruang diskusi untuk masyarakat yang masih mempertanyakan kondisi pemerintahan. Dan Bupati Sinjai sewajarnya memberikan klarifikasi jika memang kritikan dari masyarakatnya tidak benar.
“Kritikan yang seperti ini harusnya diberikan ruang intelektual untuk berdiskusi bukan justru melaporkan masyarakatnya, dan menjadikan kritikan ini untuk mengintropeksi diri selama menjabat sebagai Bupati Sinjai. Ini sama saja menunjukkan kegagalan Bupati sinjai dalam memimpin Bumi Panritta Kitta,” tegasnya.
Negara kita merupakan negara demokrasi dimana masyarakatnya diberikan ruang dan kebebasan untuk berpendapat dan menyampaikan aspirasinya.
“Warna dari sistem demokrasi adalah kritikan,” tutupnya.
Editor: Dzul
















