faktual.net, Jakarta – Rasa kepedulian dari niat yang tulus dituangkan dalam suka cita berbagi kasih dan berkat kepada Yayasan Kasih Immanuel diKelurahan Semper Timur Kecamatan Cilincing Jakarta utara, Sabtu (16/11).

Erika Napitupulu sebagai utusan dari Masyarakat yang berpartisipasi berbagi kasih dan berkat mengatakan, bahwa dalam rangka peduli sesama dan juga sekaligus merayakan hari lahir dirinya dan juga cucunya, memberikan bantuan, berupa Santunan uang, sembako dan juga hadiah hiburan.

Saya dan para donatur mengucapkan kiranya para warga panti asuhan Kasih Immanuel berkenan untuk menerima berbagai bantuan peduli kasih, dan menjadi berkat bagi penerima main yang memberikan, lanjut Erika, di aula panti asuhan Kasih Immanuel, Sabtu (16/11).

“Belum seberapa yang kami berikan, dan kiranya apapun dari peduli berbagi kasih yang kami sampaikan, menjadi berkat,” Ucap Erika.
Acara peduli berbagi kasih di panti asuhan Kasih Immanuel, diisi dengan ibadah yang dibawakan oleh Pendeta Reformanda Pasaribu.

Dalam khotbah Pendeta Reformanda Pasaribu mengambil dari ayat Yesaya 43:4
“Yesaya 43:4 (TB) Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.”
Pendeta mengatakan, sebagai umat dan pengikut Kristus harus percaya diri, dan tidak mencela diri sendiri karena sebagai Pengikut Kristus berharga dimata Tuhan.

Penghalang berkat dari Tuhan, jika tidak menghargai diri sendiri maupun sesama mahluk ciptaanNya, serta menanam rasa iri, sirik dan benci kepada orang lain,tidak peduli dengan lingkungan maupun sesama makhluk hidup.
Dalam khotbah Pendeta Pasaribu bertanya kepada seseorang siswa panti asuhan yang bernama Rein yang berasal dari Papua dan bercita-cita ingin menjadi Pendeta.

Sebagai ayat penutup Pendeta menyampaikan ayat,
Yesaya 46:4 “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu”.
Jika beriman kepada Tuhan maka akan mendapatkan bimbingan teknis atau menggendong dan menanggung kita hingga akhir hayat, jika bersyukur dan tidak bersungut-sungut serta berdoa dengan tekun, akhir khotbah Pendeta Pasaribu.

Akhir dari kata sambutan Zultampu R15 dari media online faktual.net mengatakan, kiranya berbagi peduli kasih yang disampaikan bermanfaat dan menjadi Berkat bagi sumua.
“Sebagai warga panti jangan berkecil hati dan rendah diri, sebab jika Percaya akan Campur Tangan Tuhan dan Berpasrah akan PendampinganNya, semua akan Indah pada waktunya,” Ucap Zultampu R15.

Yayasan Berkat Kasih Immanuel beralamat Kampung Sawah Blok B No.16 Gang Swadaya RT 002/ RW 011, Kelurahan Semper Timur Kecamatan Cilincing Jakarta utara.(zul)













