Example floating
Example floating
BeritaKampus

Bangun Gerakan Revolusi, IMM Se-Komisariat UHO Resmi Dilantik

×

Bangun Gerakan Revolusi, IMM Se-Komisariat UHO Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
📷 Foto bersama saat usai pelantikan di Gedung Aula Fakultas Ilmu Budaya UHO.

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, periode 2020-2021 resmi dilantik di Gedung Aula Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Sabtu (20/02/2021)

Komisariat IMM di Universitas Halu Oleo terdiri 4 Komisariat yakni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Fakultas Hukum dan Ilmu Budaya (FHIB) dan Teknik.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Pelantikan kali ini dengan mengusung tema “Membangun Gerakan Revolusi Untuk IMM UHO Yang Berkemajuan dan Mencerahkan” pelantikan tersebut bertujuan untuk pengambilan sumpah dan janji dalam amanah yang di emban dan pelantikan dan rapat kerja resmi dibuka oleh PDM Kota Kendari.

Marsono Ketua umum DPD IMM Sultra mengatakan dalam sambutannya, bahwa mereformasi gerakan itu tidak serta merta semau-maunya, ada keterikatan dalam organisasi dan adapula keterikatan oleh aturan yakni anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

‘”Yang perlu dilakukan saat ini spirit gerakan, kekompakan, saling mengisi untuk mencapai suatu tujuan kita harus satu paradigma berpikir. Paradigma itu adalah ideologi Muhammadiyah, ideologi IMM, ketika sudah sampai disitu, yang paling terpenting adalah Immawan dan Immawati terbangun kesadarannya,” ungkap Marsono dalam sambutannya

“Karena yang saya hawatirkan kita punya cita-cita, kita punya tujuan tapi kita tidak sadari apa tujuan kita apa cita-cita kita, tapi kalah sudah terbangun kesadaran secara holistik ataupun kolektif maka apapun yang dilakukan pasti tercapai. Yang menjadi harapan saya Kedepan adalah para ketua-ketua komisariat juga badan pengurus harian lainnya mampu bekerja sama bagaimana mengembangkan IMM di UHO, bila perlu di tambah lagi komisariat kedepan,” imbuh Marsono.

Yasir SPd, Alumni IMM UHO, menyampaikan dalam testimoninya, revolusi untuk dilakukan dan mampu bergerak dan melakukan lompatan untuk melakukan perubahan yang cepat, ini di perlukan, untuk menuju sebuah kebangkitan itu harus membuat lompatan tak sekedar berlari dan berjalan.

“Oleh karena itu untuk formulasi kembali supaya IMM ini dan  berkiprah, yang tak hanya pencitraan. IMM itu harus unggul dikampus tampil sebagai orang yang berprestasi, di masyarakat sebagai orang yang humanis dan berakhlak dan meningkatkan budaya literasi baca,” katanya.

Sementara itu, Kariadi Ketua Umum Fisip UHO mengatakan untuk melakukan revolusi atau perubahan hal yang tak muda banyak tantangan yang harus dilalui untuk membumikan gerakan dalam berikatan dan berbangsa, yang dimiliki pengurus kader yang baru agar menjadi kader yang berkemajuan dan bertindak visioner cerdas dalam membuat rekonstruksi gerakan atau kegiatan kedepannya yang lebih baik lagi.

Baca Juga :  Banjir Jadi Perhatian Serius, Bupati Morowali Kerahkan BPBD dan Dinas Terkait

“Selalu berikhtiar dalam gerakan menjalankan roda organisasi dan selalu terdepan dalam merespon problematika umat. Membangun komunikasi bersama stakeholder kampus dan bersinergi dengan OKP yang ada di UHO. Seorang pemikir cendikiawan harus memiliki ilmu dan pengetahuan maka dengan atas dasar itu ia bergerak dan beramal untuk membangun peradaban, dan kehidupan yang baik di dunia, sebagai mana tugas manusia sebagai Khalifah untuk mejaga bumi, dari upaya perusakan atas ulah manusia yang dzalim,” ucap Kariadi.

Gafar Ketua Umum Komisariat IMM FKIP UHO, berharap sebagai langkah awal untuk IMM berkiprah, mengusahakan tempat sekretariat sebagai tempat bernaung, dan melibatkan senior dan ayahanda dalam pembentukan sekretariat, sebagai pusat kegiatan dan menjadi daya tarik untuk selalu berkumpul dan tempat kajian.

“Dalam waktu dekat ini untuk mengadakan sekret untuk berkumpul dan bersilaturahim, kami akan progres apa yang kemudian menjadi program kerja kami di komisariat, dan juga mengharapkan agar kegiatan ini tak hanya sebatas seremonial saja,” ujar Gafar.

📷Ketgam: Immawati IMM UHO.

Ketua Panitia Immawati Efrianti sekaligus Bendahara Umum Komisariat IMM Fisip UHO, menyampaikan tentang revolusi adalah suatu hal yang sangat besar untuk dibayangkan maupun dilakukan. Namun sebenarnya ini sebuah tantangan tersendiri untuk setiap pimpinan agar bagaimana kedepannya bisa membuat perubahan menjadi bibit-bibit baru yang memajukan dan mencerahkan itu dilakukan dengan usaha maupun kerja keras bersama di setiap pimpinan.

“Harapan kami adalah bagaimana dari tema tersebut bisa di jadikan cita-cita dalam IMM untuk mencapai tujuan berkemajuan dengan tak hanya menjadi pajangan kata namun menjadi wujud cita-cita bersama. Ucapan terima kasih saya kepada seluruh stering dan teman-teman panitia atas kontribusinya, sampai akhirnya pelantikan bersama dan rapat kerja bisa terselenggarakan sebagaimana mestinya, walaupun awalnya sempat mengalami kesulitan namun atas kerja keras kolektif kolegial, semua pekerjaan bisa menjadi mudah, sehingga banyak mengandung kesan,” pungkas Immawati Efrianti.

(Red)

 

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit