Faktual.Net, Tidore. Terkait jumlah jiwa masyarakat kurang mampu yang belum memiliki Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yakni sebanyak 40.569 Jiwa, sehingga rencananya akan dibebankan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada tahun 2019 mendatang lewat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan membutuhkan anggaran senilai Rp. 13 Milyar.
Namun jumlah tersebut dianggap masih rancuh, pasalnya jumlah itu berbeda dengan jumlah data masyarakat kurang mampu yang berada di Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan yang dirilis langsung oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia. Dimana data untuk masyarakat kurang mampu yang berada di Kota Tidore Kepulauan hanya berjumlah sebanyak 5.090 Jiwa.
“Dari data ini kami juga masih menyuruh Pendamping TKSK untuk melakukan verifikasi ulang, karena jangan sampai ada yang sudah meninggal atau sudah pindah keluar daerah,” ungkap Amir Gorotomole saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Kamis, 15/11/2018.
Sementara terkait dengan program pembiayaan kesehatan gratis yang dibiayai melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang bersumber dari dana sharing antara APBD Provinsi Maluku Utara dan APBD Pemerintah Daerah Kota Tikep di tahun 2018 ini, untuk Kota Tikep sudah sebanyak 33.003 Jiwa, dan untuk jumlah masyarakat kurang mampu di Tidore yang jumlahnya sebanyak 5.090 Jiwa itu juga sudah masuk didalamnya.
“Yang kami pakai ini adalah data dari Peratruan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 9/HUK/2017 tentang Penetapan Perubahan data Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan tahun 2017 tahap ke dua, sementara data versi BPJS saat melakukan rapat dengan kami itu selisihnya di angka ratusan,” ujarnya.
Untuk itu, hasrat BPJS dalam meningkatkan angka kemiskinan di Kota Tidore Kepulauan ditentang oleh Amir Gorotomole selaku Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, pasalnya harapan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan seharusnya setiap tahun angka Kemiskinan di Kota Tikep bisa mengalami penurunan, namun jika harus menggunakan data BPJS maka angka kemiskinan di Tidore justru mengalami peningkatan yang hampir separuh dari jumlah penduduk Kota Tikep yang berjumlah 112.777 Jiwa.
“Tahun ini data menyangkut dengan angka kemiskinan itu kami tidak diperbolehkan mengacu ke sumber yang lain selain data yang bersumber dari kementrian sosial, bahkan yang namanya data miskin semua instansi dan kementrian juga diarahkan untuk mengacu pada datanya Kemensos,” tambah Marjan sekeratris Dinas Sosial Kota Tikep.














