Example floating
Example floating
Opini

Maju Mundurnya Demokrasi Ada Di Tangan Pemuda

×

Maju Mundurnya Demokrasi Ada Di Tangan Pemuda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ditulis Oleh Syahrir Ramadhan, S.Sos., MA

Faktual.Net, Baubau, Sultra. Tak lebih dari enam bulan kedepan, masyarakat Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) untuk ke-4 kalinya secara langsung.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Pemilihan secara langsung merupakan bagian dari proses demokrasi, dimana demokrasi merupakan sebuah gagasan bermasyarakat yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan.

Dalam jalannya proses demokrasi, terdapat elemen-elemen yang menjadi faktor pendukung tolak ukur keberhasilannya, salah satunya adalah pemuda.

Peran pemuda dalam mengawasi jalannya proses demokrasi di Indonesia juga dikarenakan pemuda adalah agen perubahan (Agent of Change) yang sudah memperjuangkan reformasi dan demokrasi di Indonesia, oleh karena itu pemuda berperan besar di dalam momentum yang sangat menentukan masa depan bangsa, tidak hanya pada pemilihan kepala negara, tetapi juga pemilihan para wakil rakyat yang akan duduk di lembaga legislatif (DPR).

Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 pada 28 Oktober 2018 baiknya dijadikan satu spirit tersendiri bagi pemuda guna mengejewantahkan segala ‘Idea Brilliant’ menjadi kerja-kerja kongkrit di masyarakat termaksud dalam penguatan ‘Civil Society’.

Baca Juga :  Ambisi Jakarta Jadi Kota Global Tak Berarti Tanpa Penghormatan Hak Asasi Warga dalam Beribadah

Dalam pemilihan anggota legislatif pada 17 April 2019 nanti, pemuda tetap menghargai yang tua tetapi pemuda juga harus bekerja semaksimal mungkin dan menunjukkan bahwa anak muda juga bisa menjadi legislator dan memegang teguh amanat rakyat.

Pemilu sebentar lagi akan menjadi panggung anak muda yang siap meniti jalan politik. Setiap kita bisa terlibat dalam kontestasi, menggalang suara dengan ide dan cara yang kreatif. Mewarnai demokrasi dengan riang dan tak saling benci, memilih figur dengan teliti dan punya visi.

Memilih yang muda bukan berarti yang tua tak memiliki arti, anak muda bukan berarti tak memiliki pengalaman, justru anak muda lebih energik dan inovatif, demi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang lebih baik.

Selamat Hari Sumpah Pemuda Ke-90, Jayalah Pemuda, Jayalah Bangsaku

Penulis adalah Tenaga Ahli DPR-RI, Alumni Magister Universitas Gajah Mada (UGM).

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit