Faktual.Net, Konsel, Sultra. Fraksi Partai Demokrat meminta pimpinan DPRD Konawe Selatan (Konsel) untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mendalami masalah keterlambatan pencairan sejumlah item anggaran di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel.
Hal ini disampaikan langsung ketua fraksi partai Demokrat DPRD Konsel, Ramlan kepada wartawan Faktual.Net saat Konfrensi pers di salah satu Hotel di Kota Kendari, Kamis malam, 19/3/2020.
“Saya minta kepada ketua dan wakil ketua DPRD Konsel untuk segera membentuk pansus. Agar supaya kita tau sebenarnya apa yang menjadi kendala pemerintah daerah sehingga sampai hari ini beberapa item anggaran belum bisa dicairkan,” katanya.
Permintaan fraksi partai demokrat dibentuknya pansus bukan tanpa alasan. Diawal tahun 2020 tepatnya bulan februari, pemda konsel sudah menunjukan sistem pengelolaan keuangan yang buruk. Salah satu contoh pembayaran gaji PNS Konsel yang terlambat.
“Normalnya awal bulan kan gaji PNS sudah diterima. Tapi kita ketahui bersama bahwa gaji bulan februari PNS itu dibayar diakhir bulan dan itu sangat terlambat sekali,” terangnya.
Ditambah, kata Ramlan, sampai pertengahan bulan maret masi ada beberapa item anggaran kegiatan lainnya termasuk anggaran reses DPRD yang belum bisa dicairkan tanpa alasan jelas.
“Sampai hari ini beberapa anggaran kita belum dicairkan seperti anggaran reses DPRD dan ini sangat mempengaruhi kegiatan kami,” katanya.
Padahal, lanjut dia, dalam rapat dengar pendapat (RDP) beberapa waktu lalu pemda mengaku pertengahan bulan maret kondisi keuangan konsel sudah normal dan baik.
“Tapi kenyataannya sampai saat ini kondisi keuangan masi tetap begitu begitu saja. Sehingga secara pribadi saya anggap sistem pengelolaan keuangan di konsel ini sangat buruk,” ucapnya.
Dengan kondisi keuangan saat ini, Ramlan sangat menyesalkan atas keterlambatan itu. Sebab mempengaruhi DPRD terlambat menyerap aspirasi reses. Sedangkan pemda selesai melaksanakan musrembang kecamatan dan kabupaten.
” Jadi kami terkesan turun reses hanya menggugurkan kewajiban. Karena pokok pokok pikiran sudah tidak bisa terakomodir, karena penyusunan RKPD telah selesai,” katanya.
Olehnya itu, Ramlan berharap agar usulan pembentukan pansus bisa segera direalisasikan oleh pimpinan DPRD Konsel. Karena menurut Ramlan, pembentukan pansus DPRD nanti bukan bermaksud untuk mencari kesalahan. Tetapi dibentuk untuk memperbaiki sistem pengelolaan pada tahun anggaran berikutnya.
“Saya kira teman DPRD lainnya juga sama menginginkan lahirkan pansus dan sampai hari ini kita masih tetap berfikir seperti itu tidak ada pemikiran lain. Kita ingin mengetahui sejauh mana kondisi keuangan konsel,” tutupnya.
Reporter: Marwan Toasa















