Example floating
Example floating
KampusPendidikan

Asrun Lio Pastikan Tak Maju Pilrek UHO Murni Pengabdian pada Habitat Awalnya Dunia Akademisi

×

Asrun Lio Pastikan Tak Maju Pilrek UHO Murni Pengabdian pada Habitat Awalnya Dunia Akademisi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Kendari, Sultra – Kembalinya Drs H Asrun Lio MHum PhD ke lingkungan akademik di Universitas Halu Oleo merupakan bagian dari komitmen pribadi untuk melanjutkan pengabdian di dunia pendidikan tinggi. Dirinya tak ambisi maju kancah pemilihan rektor (Pilrek) yang tengah hangat isunya beredar di masyarakat.

Asrun Lio memulai karier akademiknya sebagai dosen di Universitas Halu Oleo sejak tahun 1993. Selama pengabdiannya, ia telah dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis di lingkungan kampus, di antaranya Kepala UPT Bahasa, Kepala Pusat Studi, Kepala Sekretariat Rektor, Sekretaris Dewan Kehormatan dan Kode Etik hingga Sekretaris Senat Universitas. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa dirinya telah lama berada dalam ekosistem tata kelola akademik.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), setiap pegawai pada dasarnya harus menentukan salah satu jalur karier yang akan ditempuh, yakni jalur struktural yang berorientasi pada kepemimpinan dan pengelolaan organisasi, atau jalur fungsional yang bertumpu pada kompetensi dan keahlian profesi. Meski demikian, regulasi memberikan ruang bagi ASN untuk berpindah jalur karier sesuai dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai seorang akademisi, Asrun Lio memiliki cita-cita jangka panjang untuk mencapai jenjang Guru Besar, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Keputusan untuk kembali ke kampus murni didasarkan pada panggilan profesional dan akademik, serta keinginan untuk kembali aktif melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam perjalanan kariernya, Asrun Lio tidak pernah secara khusus mengejar jabatan. Ia menjalani setiap proses sebagai bentuk amanah yang diberikan. Hal ini juga tercermin saat dirinya mengemban tugas di birokrasi pemerintahan, yang dijalani secara bertahap mulai dari Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, kemudian menjadi pejabat definitif, dilanjutkan sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Penjabat Sekretaris Daerah, hingga dipercaya sebagai Sekretaris Daerah definitif.

Rangkaian perjalanan tersebut merupakan bagian dari proses pengabdian yang dijalani secara konsisten. Bagi Asrun Lio, jabatan adalah amanah yang datang seiring dengan kepercayaan terhadap tanggung jawab diberikan, bukan sesuatu yang dikejar.

Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Asrun Lio menyampaikan apresiasi atas perhatian publik sebagai bentuk penyambutan atas kembalinya ia ke dunia akademik. Ia memahami bahwa munculnya isu tersebut tidak terlepas dari momentum kepulangannya yang bertepatan dengan proses pemilihan rektor di lingkungan kampus. Ke kampus berarti kembali habitat awal, bukan manuver baru.

Namun demikian, ia menegaskan agar keputusannya kembali ke kampus tidak dikaitkan dengan dinamika tersebut, serta mengajak semua pihak untuk memberikan ruang kepada para calon yang telah mempersiapkan diri dalam proses pemilihan pimpinan universitas.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik, kebersamaan, dan etika akademik di antara seluruh sivitas akademika.

Secara pribadi, Asrun Lio menyadari bahwa setiap akademisi memiliki peluang untuk berkontribusi dalam berbagai peran. Namun pada tahap ini, fokus utamanya adalah memperkuat kapasitas keilmuan dan mencapai jenjang Guru Besar, sebagai puncak karier akademik yang menjadi orientasi utama seorang dosen.

Ia juga menghormati sepenuhnya mekanisme dan ketentuan yang berlaku dalam proses pemilihan pimpinan universitas di Universitas Halu Oleo.

Asrun Lio berharap seluruh sivitas akademika dapat terus menjaga suasana yang kondusif, kolaboratif, dan saling menghargai dalam membangun kemajuan institusi.

“Harapan besar saya, kembalinya ke kampus ini dapat menjadi bagian dari penguatan kualitas pendidikan tinggi serta kontribusi nyata bagi daerah,” tutupnya.

Redaksi

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit