Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Kejaksaan Negeri Gowa Menggelar Upacara Peringatan KE-118 Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026

×

Kejaksaan Negeri Gowa Menggelar Upacara Peringatan KE-118 Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net,‎​Gowa – Kejaksaan Negeri Gowa menggelar Upacara Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Gowa, Rabu (20/05/2026). Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, momentum Harkitnas tahun ini diharapkan dapat membawa nilai-nilai semangat dan kekuatan untuk bangkit menuju masa depan Indonesia yang kuat.

‎​Dalam upacara tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Bambang Dwi Murcolono, S.H., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Komandan Upacara diamanahkan kepada Yusriana Akib, S.H., M.H. Jalannya upacara diikuti dengan khidmat oleh para Kepala Seksi (Kasi), Kasubagbin, serta seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Gowa.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

‎​Penyampaian Sambutan Menteri Komunikasi dan Digital

‎​Sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa membacakan sambutan tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

‎Berikut adalah poin-poin penting dalam sambutan tersebut:

‎​Refleksi Sejarah Boedi Oetomo:

‎​“Tepat pada hari ini, 20 Mei 2026, kita kembali merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut adalah ‘fajar menyingsing’ bagi kesadaran berbangsa, di mana kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan. Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat.”

‎​Esensi Kebangkitan Nasional:

‎​“Kebangkitan Nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan.”

‎​Makna Tema Harkitnas 2026:

‎​“Tema ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’ sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar.”

Baca Juga :  Polisi Gandeng Pemuda, Polsek Bandar Sosialisasikan Bahaya Pekat dan Narkoba di Wonokerto

‎​Dalam pidato yang dibacakan, Menteri Komunikasi dan Digital juga menyoroti berbagai langkah strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program-program tersebut berfokus pada pembangunan fondasi fisik dan mutu generasi masa depan, di antaranya:

‎​Program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah.‎​Pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi.

‎​Layanan Cek Kesehatan Gratis secara masif. Penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

‎​Selain pembangunan fisik dan mutu, pemerintah juga melakukan ikhtiar besar dalam melindungi generasi muda di ruang digital melalui pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) sejak awal tahun ini.

‎​“Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya,” lanjut Bambang saat membacakan sambutan menteri.

‎​Mengakhiri pidato seragam tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital mengimbau seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga semangat kebangkitan—sebuah kebangkitan yang kokoh, berakar pada nilai-nilai kemanusiaan, serta berbuah pada keadilan dan kesejahteraan yang dirasakan bersama.

‎​“Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara!” pungkas Kepala Kejaksaan Negeri Gowa.

‎​Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lingkungan Kejaksaan Negeri Gowa berjalan dengan tertib, khidmat, dan selesai pada pukul 08.35 WITA

Reporter : Sattu

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit