Faktual.Net, Kendari, Sultra. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) bersama Universitas Halu Oleo (UHO) gelar Seminar Nasional dengan tujuan menghasilkan sebuah usulan agar Sultan Himmayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yi Koo) terakomodir sebagai kandidat kuat Pahlawan Nasional Republik Indonesia. Kegiatan tersebut bertempat di Auditorium Universitas Halu Oleo pada Senin, 22/7/2019.
Kegiatan akademis tersebut dibuka langsung oleh Rektor UHO Prof. Muhammad Zamrun Firihu serta turut dihadiri oleh Gubernur Sultra H. Ali Mazi, SH yang juga bertindak sebagai pemateri.
Dalam paparan materinya, Gubernur Sultra mengatakan bahwa dirinya sangat bangga dengan adanya tokoh Sultra yang akan menjadi Pahlawan Nasional. Gubernur dua periode itu juga menambahkan bahwa selama ini Pemprov Sultra telah aktif dan responsif untuk memperjuangkan Sultan Buton tersebut agar tercover sebagai pahlawan nasional.
Di tempat yang sama, Rektor UHO mengatakan bahwa Sultan Himmayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yi Koo) merupakan kandidat yang layak menjadi Pahlawan Nasional asal Sultra karena beliau merupakan keturunan dari Sultan Murhum yang memiliki kiprah yang besar dalam mengusir penjajah Belanda dari Bumi Anoa pada masanya.
Sultan Himmayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yi Koo) merupakan Sultan Buton ke 20. Beliau sempat melawan penjajah (baca : Belanda) pada 1750 – 1760 dengan cara bergerilia di hutan . Sudah sepatutnya sebagai masyarakat Sultra patut berbangga dan meneladani perjuangannya dan patutlah beliau dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional.
Selain Gubernur Sultra H. Ali Mazi, acara ini juga di hadiri oleh tokoh Buton yang saat ini menjabat Walikota Bau-Bau. Beliau adalah AS. Thamrin. Hasil dari seminar ini akan menjadi rekomendasi akademik dari Sultra kepada pemerintah pusat guna mempertegas kelayakan Sultan Buton tersebut menjadi pahlawan nasional.
Reporter : Alim Amry Nusantara
Editor : Aco RI
















