Faktual.Net, Kendari. Sultra. Para Immawati dari 3 Univérsitas di Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan eksistensinya dengan mencoba mengambil peran dakwah keperempuanan di Era Globalisasi saat ini. Eksistensi tersebut diawali dengan gelaran diskusi ringan bertemakan “Realisasi Manifesto Immawati di Era Globalisasi”.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kendari, bidang Immawati tersebut berlangsung santai dipelataran Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) pada Ahad, 20/7/2019.
Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 12 Ketua Bidang (Kabid) Immawati mewakili Pimpinan Komisariat (PK) IMM sekota Kendari. 12 PK IMM tersebut merupakan representasi dari 3 Kampus yang ada di Sultra yakni Iniversitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Universitas Halu Oleo (UHO), dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari.
Kegiatan yang dipandu oleh Siti Warda selaku Sekretatis Umum (Sekum) PK IMM Fakultas Hukum UMK ini merupakan inisiasi dari Kabid Immawati PC IMM Kendari yakni Fitri Handayani dan Sekbidnya Mirna.Keduanya melihat bahwa saat ini fungsi Immawati berada dalam kevakuman membahas peranannya di tiap – tiap kampus sehingga perlu pertemuan bersama untuk penyegaran.
Dihubungi Via selulernya pada Selasa, 23/7/2019 Kabid Immawati PC IMM Kota Kendari Fitri Handayani berharap dengan adanya kegiatan ini, maka Immawati bisa menunjukkan dirinya sebagai sebagai patron bagi perempuan yang lain dan bisa berkontribusi penuh serta memberikan solusi terhadap permasalahan ditiap-tiap kampus.
“Saya berharap dengan adanya pertemuan ini, maka kevakuman Immawati diinternal PC IIM akan cair dan mereka kembali bisa menunjukkan diri dan bisa menampakkan eksistensinya serta bisa berkontribusi penuh disetiap pelaksanaan kegiatan didalam meningkatkan dakwahnya dikalangan perempuan pada era Globalisasi ini” kata Fitri.
Fitri juga mengatakan bahwa tiga poin penting yang menjadi kesimpulan pada pertemuan tersebut. Pertama Immawati sebagai pengusung nilai-nilai ke Islam an keperempuanan, kedua Immawati sebagai basic gerakan perempuan, dan ketiga Immawati sebagai pilar bangsa.
“Dari ketiga kesimpulan tersebut maka kalimat kuncinya adalah Immawati se – Sultra harus bisa mengambil peran diera globalisasi ini demi kemajuan bangsa dan negara secara umum dan kampus secara khusus dengan cara sukses akademik dan sukses organisasi”, tutup Fitri.
Reporter : Rasidman
Editor: Aco RI
















