Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Daerah

Usung Tema Garbarata, Paduan Suara DWP Provinsi Tampilkan Empat Etnis Besar di Sultra sebagai Simbol Persatuan dan Kesatuan

17
×

Usung Tema Garbarata, Paduan Suara DWP Provinsi Tampilkan Empat Etnis Besar di Sultra sebagai Simbol Persatuan dan Kesatuan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama para peserta paduan suara DWP Provinsi Sultra dan Ketua DWP Provinsi Sultra, Dra Waode Munanah Asrun Lio sesaat sebelum tampil dalam acara ramah tamah HUT Sultra, Senin (8/5) malam di alun-alun kawasan Eks MTQ Kendari.
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Paduan Suara DWP Provinsi Sultra dibawah komando Dra Waode Munanah Asrun Lio terus berupaya mengambil peran nyata dalam mendukung program pembangunan pemerintah, termasuk diantaranya turut serta mensosialisasikan pentingnya persatuan dan kesatuan yang dikemas dalam tema Garbarata.

DWP Provinsi Sultra Saat Latihan Paduan Suara

Ketua DWP Provinsi Sultra, Dra Waode Munanah Asrun Lio menerangkan, dalam menggaungkan pentingnya persatuan dan kesatuan sebagai salah satu point utama terlaksananya pembangunan di daerah melalui situasi yang kondusif dan aman, tentu banyak pilihan cara dilakukan, misalnya dalam peringatan HUT Sultra kali ini, DWP Provinsi menampilkan paduan suara, dimana para pesertanya secara beragam mengenakan pakaian adat dari empat etnis besar yang ada di Bumi Anoa ini.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

“Memeriankan hari jadi ke 59 tahun Sultra, DWP provinsi mempersembankan paduan suara DWP Provins Sultra dengan tema Garbarata . Dimana kita tahu bersama bahwa Garbarata ini merupakan gerakan akselerasi pemerataan pembangunan daratan dan kepulauan, yang merupakan program kebijakan pemerintan daeran provinsi sulawesi tenggara saat ini,” ucap ibu dua orang anak ini.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran di Parepare
Ketua DWP Provinsi Sultra, Dra Waode Munanah Asrun Lio saat mendampingi proses latihan paduan suara DWP Provinsi Sultra.

Dia melanjutkan, berkaitan dengan teman tersebut, program yang dilakukan pemerintah saat ini melalui karya -karya pembangunan yang dilakukan di daratan ataupun kepulauan, juga mengandung nilai-nilai persatuan, keberagaman, dan kekayaan budaya dari empat etnis besar di sulawesi tenggara yaitu Tolaki, Buton, Muna, dan Moronene. Oleh sebab itu, melalui kesempatan peringatan HUT Sultra, pihaknya menampilkan paduan suara yang mengenakan pakaian khas daeran dari 4 etnis tersebut dengan jumlan 35 orang.

Istri Sekda Provinsi Sultra ini pun berharap, melalui HUT ke 59 Tahun Provinsi Sultra, Bumi Anoa kian semakin aman, maju, sejahtera dan bermartabat, sekaligus menjadikan Sultra pilar utama masa depan Indonesia Maju layaknya cita-cita besar bersama Pemprov Sultra saat ini.

Ketua DWP Provinsi Sultra, Dra Waode Munanah Asrun Lio saat mendampingi proses latihan paduan suara DWP Provinsi Sultra.

Adapun paduan suara tersebut di bawah binaan

1. Ketua dharma wanita persatuan Provinsi Sulawesi tenggara Ibu Dra. Waode Munanah Asrun Lio

2. Koordinator : NY. Syahrudin Nurdin

3. Pelatih dan penataan lagu : Daud Topa’a

4. Dirigen : NY. Penny Legina Umiati Asikin

5. Penata tari : Sukrin Suhardi

6. Pemusik : Glenn, Aldi, Jihad dan Sul.

(Red)

Tanggapi Berita Ini