Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
BeritaDaerah

Jalan Rusak di Sultra 3.023 Kilometer, Jokowi Buka Aduan Bisa Lewat DM Sosmed Presiden

25
×

Jalan Rusak di Sultra 3.023 Kilometer, Jokowi Buka Aduan Bisa Lewat DM Sosmed Presiden

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Kondisi Jalan Poros Ereke-Labuan, Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Faktual.Net, Kendari, Sultra — Usai meninjau Provinsi Lampung belum lama ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung meminta laporan jalan rusak kepada warga di seluruh Indonesia, termasuk Sulawesi Tenggara (Sultra).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka aduan untuk persoalan jalan rusak yang sudah lama tidak diperbaiki. Aduan tersebut dibuka lewat akun Instagram resminya @jokowi.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam unggahannya pada akun Instagramnya, Jumat (05/05/2023), Jokowi menyampaikan pesan tersebut untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Apabila jalan di daerah anda masih rusak parah dan sudah lama tidak diperbaiki, sampaikan kepada saya melalui kolom komentar dan kirim video melalui pesan langsung di akun Instagram ini,” tulisnya akun di Instgramnya.

Dia meminta warga menyampaikan laporan berupa foto dan video jalan rusak di kolom komentar Twitternya. Hal tersebut juga berlaku untuk warga Provinsi Sultra.

“Infrastruktur jalan itu penting untuk mendukung arus mobilitas barang dan orang,” tulis Jokowi.

Apabila jalan di daerah masih rusak parah dan sudah lama tidak diperbaiki maka dilaporkan.

“Sampaikan kepada saya melalui kolom komentar dan kirim video melalui pesan langsung di akun Twitter ini,” ungkap Jokowi.

Presiden Jokowi memang sangat memperhatikan pembangunan infrastruktur, utamanya jalan raya.

Dijejaring media sosial, masyarakat mulai mengunggah kondisi jalan yang rusak yang berada di berbagai wilayah di Indonesia. Warganet kerap membagikan unggahan yang menunjukkan betapa buruknya kondisi jalan di daerah tempat tinggal mereka.

Salah satu kondisi jalan poros Ereke-Labuan, Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, hingga saat ini belum melakukan perbaikan jalan yang rusak berupa pengaspalan dan masi banyak lagi jalan rusak di daerah lainya.

”Negeri kami penghasil aspal 80% cadangan dunia. Namun, Sejak Indonesia merdeka beginilah Kondisi Jalan yang kami Nikmati,” ucap Warga Buton Utara Apri dalam akun facebooknya. Selasa (09/05).

Sedangkan menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Sultra masuk dalam 10 provinsi dengan jalan rusak terpanjang di Indonesia.

Melansir dari Kompas.com yang mengutip rilis Statistik Transportasi Darat 2021 BPS, panjang jalan Indonesia pada 2021 mencapai 546.116 kilometer, di luar jalan tol.

Baca Juga :  BNNP Sultra – Kwarda Pramuka Jajaki Pembentukan Saka Anti Narkoba

Dari jumlah itu, jalan kabupaten atau kota menduduki proporsi terbesar dengan panjang 444,548 kilometer atau 81,4 persen.

Sementara jalan negara menyumbang 8,61 persen atau 47.017 kilometer dan 9,99 persen untuk jalan nasional atau sepanjang 54.551 kilometer.

Jika dirinci menurut kondisi jalan, 42,6 persen atau 232.644 kilometer jalanan Indonesia berada dalam kondisi baik.

Selanjutnya, 139.174 kilometer (25,49 persen) dalam kondisi sedang, 87.454 kilometer (16,01 persen) dalam kondisi rusak, dan 86.844 kilometer (15,9 persen) dalam kondisi rusak berat.

Khusus untuk jalan rusak berat, mayoritas berada pada jalan kabupaten atau kota, yakni sepanjang 79.256 kilometer.

BPS memaknai jalan baik dengan jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan dengan kecepatan 60 kilometer per jam dan tanpa pemeliharaan pada pengerasan jalan selama 2 tahun.

Jalan sedang adalah jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan dengan kecepatan 40-60 kilometer per jam dan tanpa pemeliharaan pada pengerasan jalan selama 1 tahun.

Jalan rusak adalah jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan dengan kecepatan 20-40 kilometer per jam dan perlu perbaikan pondasi jalan.

Data BPS, Sultra masuk dalam 10 provinsi dengan ruas jalan rusak terpanjang. Jalan rusak di Provinsi Sultra sepanjang 3.023 kilometer. Dengan rincian, jalan rusak tupoksi nasional ada sepanjang 147 kilometer, tupoksi kabupaten dan kota sepanjang 2.876 kilometer jalan rusak.

Menurut data BPS, jalan rusak di Provinsi Sultra sepanjang 3.023 kilometer.

Dengan rincian, jalan rusak tupoksi nasional ada sepanjang 147 kilometer, tupoksi kabupaten dan kota sepanjang 2.876 kilometer jalan rusak.

Berikut 10 jalan rusak terpanjang di Indonesia:

– Tupoksi Nasional Kondisi Rusak

1. Papua 283 km

2. Kalimantan Timur 224 km

3. Papua Barat 181 km

4. Jawa Timur 163 km

5. Sulawesi Tenggara 147 km

6. Riau 136 km

7. Jawa Tengah 111 Km

5. Jawa Timur 3.806 km

6. Kalimantan Barat 3.535 km

7. Sumatera Barat 3.271 km

8. Papua 2.895 km

9. Sulawesi Tenggara 2.876 km

10. Sumatera Selatan 2.760 km (Red).

Tanggapi Berita Ini