Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Kado di HUT Sultra ke-59 Tahun, Pemkab Mubar Diberi Penghargaan Paritrana Award

×

Kado di HUT Sultra ke-59 Tahun, Pemkab Mubar Diberi Penghargaan Paritrana Award

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Pj Bupati Muna Barat, Bahri terima penghargaan terbaik 1 Paritrana Award. Foto: Istimewa.

Faktual.Net, Muna Barat — Pemerintah Daerah (Pemda) Muna Barat (Mubar) raih penghargaan Paritrana Award, di puncak hari ulang tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ke-59.

Pemda Mubar meraih terbaik 1 dari dari 16 Kabupaten/Kota yang masuk sebagai nominator dalam penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan itu.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Penghargaan itu diterima langsung oleh Pj Bupati Muna Barat, Bahri yang diserahkan sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dihadiri BPJS Wilayah Sulawesi-Maluku.

“Ucapan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan apresiasi terbaik I penghargaan Patriana Award kepada Kabupaten Muna Barat. Pemda Muna Barat akan terus meningkatkan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dibiayai APBD sebagai bagian jaminan sosial termasuk yang dibiayai APBDes yang ditargetkan 140 pekerja rentan per desa,” terang Bahri pada awak media, Selasa, (09/05).

Meski ditengah keterbatasan anggaran, Orang nomor satu di bumi laworo itu akan terus  berkomitmen menargetkan 20 ribu  cakupan kepesertaan pekerja informal.

Sebab program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Muna Barat yang termuat dalam Rencana Pembangunan Muna Barat.

“Program ini hadir dalam rangka mengatasi atau penurunan kemiskinan di Kabupaten Muna Barat yang mana berdasarkan data BPS 2023 jumlah angka kemiskinan 13,96% di tahun 2021 menjadi 13,85% atau 11.590 ditahun 2022 dengan jumlah miskin ekstrem berjumlah 2.416 atau 2,89%,” ungkapnya.

Baca Juga :  Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas

Terobosan dan inovasi dalam penurunan angka kemiskinan ini dengan menerapkan langkah konkrit dengan 3 (tiga) strategi yaitu pertama mengurangi beban pengeluaran masyarakat, kedua meningkatkan pendapatan masyarakat dan ketiga mengurangi dan penghapusan kantong-kantong kemiskinan.

“Mengurangi beban pengeluaran masyarakat melalui kegiatan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) APBD kepada masyarakat miskin di 5 (lima) kelurahan agar perlakukan sama dengan masyarakat miskin di desa yang mendapatkan BLT dari Dana Desa, melaksanakan pendidikan gratis bagi masyarakat dengan memastikan semua operasional pendidikan dibebankan kepada APBD, dan memberikan jaminan sosial kepada masyarakat Muna Barat,” ujarnya.

Kata dia, Jaminan sosial yang disediakan Muna Barat jaring pengaman sosial dilaksanakan dengan pertama, mengikuti program Jaminan Kesehatan Nasional berupa mendaftarkan seluruh penduduk Muna Barat sejumlah 87.575 sebagai peserta BPJS Kesehatan dengan membayarkan seluruh iuran kesehatan kepada BPJS Kesehatan.

“Sehingga masyarakat Muna Barat cukup menunjukkan KTP maka pelayanan kesehatan disemua fasilitas kesehatan (Puskesmas dan RSUD) secara gratis termasuk pemda hadir menyediakan kelas 3 (tiga) di RSUD secara gratis pula,” pungkasnya.

Reporter: Rissel

Tanggapi Berita Ini