oleh

25 Januari, PMII Cabang Tikep Gelar Konfercab Ke-X

Faktual.Net,Tidore. Guna melanjutkan kepengurusan pada periode selanjutnya, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tidore Kepulauan di tanggal 25 Januari 2020, akan menggelar kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) ke X.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan di Internal PMII Cabang Tidore pasca kepemimpinan Fandi Muhammad yang merupakan ketua PMII Cabang Tidore saat ini, mengingat pada tahun 2020 ini kepemimpinan Fandi Muhammad telah memasuki masa ahir jabatan dalam menahkodai PMII Cabang Tidore.

Menurut Sekertaris Panitia Konfercab ke X PMII Kota Tidore Kepualauan, Salmia Wati Udin, kepada media ini mengtakan bahwa, untuk saat ini segala persiapan tekhnis dan kelengkapan untuk mensukseskan agenda tersebut sudah sangat baik, tinggal mendistribusikan undangan kepada para peserta kegiatan (Anggota PMII Cabang Tidore) baik di tingkat Komisariat sampai pada tingkatan rayon yang berada di Tiga Universitas yakni Universitas Nuku, Universitas STIMIK Tidore Mandiri dan Universitas Bumi Hijrah. Selain itu undangan tersebut juga akan didistribusikan kepada para alumni PMII di Kota Tidore Kepulauan untuk meramaikan acara tersebut.

Baca Juga :  Tolak Pemakaman Terhadap Warga Yang Diduga Terjangkit COVID-19, Polres Gowa Amankan 5 Warga

“Kegiatan ini kami mengangkat tema Dzikir, Pikir dan Amal Sholeh. Orientasi Gerakan dan Gagasan demi terwujudnya cita-cita dan tujuan PMII, jadi dalam kegiatan ini nantinya dibuka oleh PKC PMII Maluku Utara, sementara untuk tempat kegiatannya kami rencana buat di Aula Kantor Camat Tidore,” ungkapnya melalui telephone pada Rabu, (22/1/20) .

Senada ditambahkan Ketua PMII Cabang Tidore Fandi Muhammad, dia berharap dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, PMII dapat memperkuat proses kaderisasi demi pengembangan intelektual anggota, beserta terus eksis ditengah-tengah masyarakat.

“Setiap orang ada zamannya, setiap zaman ada orangnya, maka dari itu saya berharap apa yang menjadi kekurangan dimasa kepengurusan saya, bisa disempurnakan pada masa kepengurusan yang baru,” jelasnya.

Baca Juga :  Diduga Cari Sensasi, DPRD Kota Tikep Kembali Berulah Diluar Tupoksi

Lebih lanjut, Fandi menambahkan bahwa terlepas dari pertarungan internal para Anggota PMII Cabang Tidore dalam memperebutkan tampuk kepemimpinan, sudah saatnya kader-kader PMII dapat berfikir untuk membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik, tidak menjadikan organisasi PMII untuk kepentingan pribadi, bahkan diapun berpesan bahwa PMII tidak boleh terlepas dari Nahdatul Ulama (NU), pasalnya dari rahim NU lahirlah PMII.

“Perbedaan pilihan dan pandangan merupakan sebuah dinamika dalam berorganisasi, namun yang terpenting dari itu semua adalah kebersamaan dan kekompakan dalam membesarkan organisasi PMII di Kota Tidore Kepulauan,” tambahnya.

Reporter : Aswan Samsudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :