Example floating
Example floating
Headline

 “Yesus Kristus: Pemimpin Kekal yang Menginspirasi Transformasi Bangsa!”

×

 “Yesus Kristus: Pemimpin Kekal yang Menginspirasi Transformasi Bangsa!”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net – Jakarta, Minggu, 31 Agustus 2025 – Dalam kebaktian Minggu XI Setelah Trinitas, Pdt. Ricky P. Tambunan, S.Th., menyampaikan khotbah yang menggugah jiwa dengan tema “Yesus Kristus Pemimpin yang Kekal.” Bertempat diHKBP Petojo, Jakarta Barat, kebaktian ini dihadiri oleh jemaat yang antusias untuk merenungkan makna kepemimpinan sejati dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.

Pdt. Ricky P. Tambunan, S.Th., dalam khotbahnya yang berapi-api, mengajak jemaat untuk merenungkan Ibrani 13:7-17. Beliau menekankan bahwa seorang pemimpin sejati adalah mereka yang memiliki pengalaman, mau mendengar, dan berani berkorban demi kepentingan bersama. Mengambil contoh dari Kaisar Konstantinus yang menjadikan Kristen sebagai agama yang diakui, Pdt. Ricky mengingatkan bahwa penyebaran ajaran Kristen tidak hanya melalui pemerintahan, tetapi juga melalui keteladanan dan pengorbanan pribadi.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu


“Seorang pemimpin harus berani menyampaikan kebenaran, bahkan jika itu pahit,” ujar Pdt. Ricky. “Seperti seorang nabi yang menyampaikan pesan Tuhan kepada raja, kita pun harus berani menyampaikan kebenaran demi kebaikan bersama.”

Pdt. Ricky juga menyinggung tentang kondisi bangsa Indonesia saat ini, di mana media sosial seringkali dipenuhi dengan hal-hal negatif. Beliau mengajak jemaat untuk tidak terlibat dalam hal-hal yang merusak, tetapi justru menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah Laporkan Persoalan di Tapanuli Tengah ke Ombudsman RI

“Jangan biarkan diri kita ‘turun dulu’ karena godaan dunia,” tegasnya. “Jadilah pemimpin yang memberikan inspirasi dan pelayanan, bukan hanya mencari keuntungan pribadi.”

Khotbah ini semakin relevan dengan pengalaman pribadi Pdt. Ricky yang berjalan kaki dari Stasiun Kebayoran sampai tujuan pada Senin lalu. Pengalaman ini menjadi refleksi iman bagi beliau, bahwa setiap tindakan kita haruslah menjadi persembahan syukur kepada Allah.


“Marilah kita senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya,” ajak Pdt. Ricky. “Jangan lupa untuk berbuat baik dan memberi, karena itulah yang menjadi refleksi iman kita.”

Kebaktian ini diakhiri dengan doa bersama dan ucapan syukur atas berkat dan penyertaan Tuhan. Jemaat pun pulang dengan hati yang penuh semangat untuk menjadi pemimpin yang menginspirasi dan membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara.

Reporter: Johan Sopaheluwakan

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit