Warga Topo Butuh Ali Ibrahim Dan Muhammad Sinen Di Periode Berikut

184

Faktual.Net,Tidore. Meskipun gendang politik dalam menyambut pesta demokrasi yakni pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Tidore Kepulauan pada tahun 2020 mendatang belum ditabuh secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tidore Kepulauan. Namun tiga kelurahan di Tidore yakni Kelurahan Topo, Kelurahan Soadara, dan Kelurahan Topo 3 Kecamatan Tidore dengan tegas menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tikep Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen yang dijargonkan dengan pasangan AMAN.

Dukungan politik kepada pasangan AMAN ini dengan alasan karena mereka berdua telah memberikan sumbangsih luar biasa terhadap masyarakat Kelurahan Topo selama memimpin Tidore sebagai Walikota Dan Wakil Walikota di tiga tahun terakhir yakni 2017 dan 2019.

Menurut Salah satu Tokoh Masyarakat Topo Bustamil Muhidin dalam sambutannya menyampaikan bahwa sumbangsih yang diberikan oleh pasangan Incumbent itu, untuk Tahun 2017 Topo telah dialokasikan anggaran kurang lebih senilai Rp. 7 Milyar untuk pembangunan Infrastruktur, diantaranya Normalisasi Kali Ifu senilai Rp. 595 Juta, Normalisasi Kali Mafu Lamo Rp. 198 Juta, Tambahan Ruang Belajar TK Sarabati Rp. 198 Juta.
Sedangkan untuk tahun 2018 diantaranya Pembangunan Jalan Topo 3 ke Topo Gunung senilai Rp. 5 Milyar, dan untuk tahun 2019 Pemkot Tikep dibawah kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen juga membangun jalan Hotmix kelurahan Topo senilai Rp. 800 Juta, Normalisasi Kali Jepa senilai Rp. 600 Juta, Pembangunan Jalan Setapak RK 2 dan RK 3 Rp. 200 Juta, dan Pembangunan tembok Tepi dekat TK senilai Rp. 400 Juta.

Baca Juga :  BRI Cabang Soasio Diduga Bohongi Nasabah

“Dari jumlah anggaran 7 Milyar lebih hampir 8 Milyar ini masih dari Dinas PU belum dari dinas yang lain, untuk itu ini menjadi prestasi yang luar biasa sehingga sudah sepatutnya kita mendukung mereka berdua untuk menuntaskan kebijakan-kebijakan yang belum selesai, harus selesai di periode berikut, karena dalam sejarah dunia seorang pemimpin tidak bisa menuntaskan visi misinya hanya dengan jangka waktu satu periode. Untuk itu mereka harus terpilih kembali diperiode berikut, dan warga topo harus memenangkan mereka berdua,” pungkasnya dihadapan ratusan masyarakat dari tiga kelurahan itu, yang hadir pada acara Silaturrahim dan Deklarasi pasangan AMAN di Kelurahan Topo pada Jumat, (23/8/19) malam pekan kemarin.

Selain Warga Topo yang diperhatikan, Bustamil juga mengapriasiasi kebijakan Pemerintah Daerah dalam membangun Tidore, dia menilai dimasa kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen telah melahirkan banyak perubahan, salah satunya adalah masuknya Kapal Pelni di Tidore serta adanya bongkar muat petik kemas di Pelabuhan Trikora yang selama ini tidak pernah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya.

“Hadirnya kapal Pelni di Tidore membuat masyarakat yang ingin ke Jayapura tidak perlu lagi ke terntae, pemimpin seperti ini yang patut dipertahankan karena mereka mampu berkontribusi untuk daerah, untuk itu kami dari Tiga Kelurahan yakni Kelurahan Topo, Soadara dan Topo 3 bersepakat menudukung Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen di Periode Berikut,” tambahnya.

Baca Juga :  MPC Pemuda Pancasila Maros, Siap Laksanakan Muscab IV

Menanggapi pernyataan Bustamil yang mewakili tiga kelurahan itu, Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, mereka berjanji akan menuntaskan visi misi mereka yang belum terlaksana maupun yang belum selesai di Periode ke dua, untuk itu dikesempatan tersebut mereka juga meminta izin kepada masyarakat Topo agar dapat bersama-sama dengan mereka berdua untuk memenangkan kompetisi Pilwako Tikep 2020 nanti.

Selain itu, apa yang menjadi aspirasi masyarakat Topo mengenai kebutuhan di kelurahannya masing-masing juga akan ditindaklanjuti, baik yang belum selesai dilakukan maupun yang belum dilakukan. Pasalnya kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota bukanlah raja, melainkan pelayan yang sudah sepatutnya melayani dan mengabdi kepada Rkayat yang merupakan pemegang kedaulatan di republik ini.

“Sebagai manusia biasa tentu kami punya banyak salah, untuk itu dari kesalahan dan keikhlafan yang kami miliki patut kiranya dimaafkan dan diluruskan, sebab kebenaran hanya milik Allah SWT,” ujar Muhammad Sinen

Reporter : Aswan Samaudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :