WARGA KAMPUNG BARUGAYYA DESA BONTOLEMPANGAN BUTUH ULURAN TANGAN DARI DERMAWAN DAN PEMERINTAH

16

Faktual.Net. Gowa, Sulsel.  Joho (49), Warga dusun Taipajawa, RT/002 RW/002 Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa hidup di rumah panggung yang tak layak huni selama puluhan tahun bersama anaknya yang lumpuh sejak lahir.

Kondisi rumah bagian depan

Kondisi rumah yang berukuran 4×6 sangat menprihatinkan, dindingnya yang terbuat dari anyaman bambu sudah ada beberapa yang roboh, atapnya pun sudah ada beberapa yang yang bocor, papan dan dinding juga sudah rapuh. Mirisnya, meski kondisinya menprihatinkan, Joho (47) yang tinggal bersama putranya Cai (27) tersebut, jarang mendapatkan perhatian baik dari pemerintah setempat maupun dari pemerintah kabupaten.

Baca Juga :  Puluhan Personil Polres Gowa Kawal Jalan Sehat Di Malakaji
Kondisi rumah bagian belakang atau dinding dapur

Joho menjanda kurang lebih dua puluh tahun setelah suaminya meninggal. Anaknya Cai juga tidak bisa diandalkan karena kondisinya juga yang mengalami lumpuh sejak lahir hanya bisa terbaring tak berdaya dan hanya bisa tersenyum kalau ada yang berkunjung kerumahnya.

Keluarga pra sejahtera tersebut hanya pasrah dengan keadaannya. Sebenarnya Joho ingin tinggal dirumah yang layah huni, namun apa daya, Joho tidak memiliki penghasilan.

Saat ditemui awak media di kediamannya, Joho menuturkan  “saya tidak pernah iri dengan tetangga saya yang mendapatkan bantuan PKH ataupun RASTRA, itu semua sudah rezeki mereka”, kata wanita tersebut.

Baca Juga :  Muhammadiyah Kaji Lingkungan Bersama Dr. La Ode Ngkoimani

“Saya hanya bisa pasrah kepada Allah Subhanahu Wata’ala, mungkin Cai sudah takdirnya mengalami kelumpuhan dan tak berdaya sampai maut menjemputnya karrna tidak makan, saya berharap kepada pemerintah kabupaten turun langsung membantu memberikan fasilitas tempat tinggal dan kebutuhan lainnya agar bisa kembali sehat walau tidak seperti sediakala. Saya yakin pemerintah mengetahui mana warganya yang benar-benar layak menerima bantuan”, katanya lagi.

Saat dikonfirmasi kepala desa setempat, Murhadi S.Pd dan sampai berita ini di terbitkan belum ada responnya.

Reporter : Saenal Abidin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :