Faktual.net – Jakarta Utata, DKJ – (11/02/2025) – Walikota Administrasi Jakarta Utara, Dr. Ali Maulana Hakim, S.IP., M.Si., resmi membuka Sidang Pleno Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Terintegrasi Kelurahan Tahun 2025 di Aula Kantor Kecamatan Tanjung Priok.
Musrenbang ini menjadi langkah krusial dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, yang akan berfokus pada pengembangan Jakarta sebagai kota global.

Dalam sambutannya, Walikota Hakim menekankan pentingnya perencanaan pembangunan di Jakarta Utara yang selaras dengan lima prioritas pembangunan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026. Kelima prioritas tersebut meliputi pembangunan infrastruktur dan layanan dasar perkotaan, perbaikan pola aktivitas dan mobilitas melalui pengembangan kota berorientasi transit, pembangunan kota berkelanjutan berbasis digital dan komunitas, peningkatan kualitas manusia yang sehat, berdaya saing, dan setara, serta terwujudnya pemerintahan yang dinamis dan transformatif dalam layanan publik.
Lebih lanjut, Walikota Hakim mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memverifikasi 1.944 usulan yang telah terkumpul. Usulan tersebut terdiri dari 1.560 usulan fisik, 1 usulan non-fisik, dan 383 usulan barang dari 453 RW, yang sebelumnya telah dihimpun melalui Rembuk RW. Usulan-usulan ini akan divalidasi dan diurutkan prioritasnya oleh lurah, dengan mempertimbangkan rekomendasi dari tim teknis.
Anggota Dewan Kota Jakarta Utara, Saipul Abu Gozala, turut hadir dan menyampaikan harapannya agar program-program yang diusulkan masyarakat melalui Musrenbang dapat segera terwujud. Ia menekankan pentingnya Musrenbang sebagai wadah aspirasi masyarakat dari tingkat RT dan RW. “Untuk hal-hal yang mungkin tidak dapat diwujudkan melalui Musrenbang, saya berharap anggota DPRD dapat menyerap aspirasi masyarakat melalui reses,” ujarnya. Ia berharap Musrenbang ini menghasilkan rencana pembangunan yang realistis dan dapat diimplementasikan.
Musrenbang Kecamatan terintegrasi Kelurahan ini diharapkan dapat menjadi wadah sinergi efektif dan efisien antara pemangku kepentingan dan masyarakat dalam menyusun rencana pembangunan Jakarta Utara yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Reporter: Johan Sopaheluwakan
















