Faktual.Net, Kendari, Sultra – Wali Kota Kendari, dr. Hj Siska Karina Imran, melakukan pembagian kartu koperasi kepada 65 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) se Kota Kendari sekaligus meresmikan gerai unit usaha sembako dan gerai link KKMP Wundumbato bertempat di kantor KKMP Wundumbatu Kecamatan Poasia Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (13/8/2025). Ia menegaskan bahwa koperasi merupakan pilar penting dalam membangun perekonomian masyarakat. Menurutnya, pembangunan Kota Kendari tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Salah satu langkah nyatanya adalah melalui Koperasi Merah Putih (KKMP) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kegiatan penyerahan kartu anggota Koperasi Merah Putih di Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Wali Kota Siska menyampaikan bahwa pembagian kartu anggota koperasi hari ini di 65 kelurahan se Kota Kendari hari ini, menjadi simbol kekuatan ekonomi berbasis komunitas. Program ini didukung dengan inovasi digitalisasi melalui kerja sama Pemerintah Kota Kendari dengan PT Amanah.
“Saya berharap seluruh anggota KKMP menjalankan koperasi ini dengan hati yang tulus dan penuh tanggung jawab, serta dengan pengawasan yang sangat ketat. Karena ini berkaitan dengan keuangan, saya mengajak seluruh Forkopimda untuk ikut mengawasi secara terbuka. Mari kita majukan Kota Kendari menjadi kota layak huni, maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Semoga koperasi ini menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Kota Kendari, Syarifuddin, menambahkan bahwa pembagian kartu digital koperasi merupakan pondasi awal dalam mengawal jalannya KKMP. Ia menyampaikan terima kasih kepada tim satgas dan Koperasi Amanah yang telah memberikan pendampingan, serta kepada Pemerintah Kecamatan Poasia atas dukungannya sehingga kegiatan penyerahan kartu digital sekaligus peresmian gerai sembako dan gerai link dapat terlaksana.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara Siti Mardati Saing menyampaikan bahwa pada tahun ini pihaknya membeli beras sebesar Rp 6.000 per kilogram dari petani, dengan total 140 ribu ton gabah, cadangan beras di gudang Bulog saat ini 70 ribu ton merupakan stok tertinggi tahun ini, yang dapat mencukupi kebutuhan hingga 30 bulan ke depan. Stok beras tersebut akan digelontorkan baik di pasar tradisional maupun pasar modern, termasuk melalui Koperasi Merah Putih.
“Kami berharap program ini berjalan lancar dengan dukungan pemerintah, sehingga beras murah dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Kota Kendari,” ungkapnya.
Kegiatan pembagian kartu Digital Koperasi di kantor Koperasi Kelurahan Wundumbatu Kecamatan Poasia turut dihadiri pihak perbankan yaitu BSI dan BRI yabg juga mendukung kemitraan unit usaha Koperasi Merah Putih di Kota Kendari, hadir pula Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tenggara Dr La Ode Muh Salihin, S.Pd M. Pd, unsur Forkopimda lingkup Kora Kendari, OPD lingkup Kota Kendari, Camat dan Lurah, serta Pengurus dan Pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih se Kota Kendari.
*DEL*
















