oleh

Wacana Penolakan, Buat AMAN Semakin Disayang

Faktual. Net, Tidore. Konstalasi politik yang kian memanas di Kota Tidore Kepulauan hingga berujung pada aksi dan wacana penolakan terhadap Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Nomor 2, Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen alias AMAN.

Rupanya membuat kedua pasangan tersebut semakin disayang oleh Masyarakat Kota Tidore Kepulauan. Buktinya, disaat pelaksanaan kampanye pada sejumlah titik yang mewacanakan penolakan AMAN, selalu dipadati dan mendapat dukungan luar biasa oleh masyarakat setempat.

Bahkan Calon Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, juga memaparkan terkait dengan perjalanan konsolidasi dan kampanye yang dia lakukan bersama Ali Ibrahim di Kota Tidore Kepulauan khusunya di Wilayah Oba yang sempat diwacanakan terkait dengan Penolakan AMAN di beberapa titik yang berada di Kecamatan Oba dan Oba Selatan.

Dia mengungkapkan bahwa tindakan tersebut hanyalah sebatas gertak sambal, pasalnya setelah dilakukan pemasangan spanduk penolakan, dirinya kemudian masuk berkampanye di sejumlah titik tersebut, bukan penolakan yang dia terima melainkan ajakan dari warga untuk meminta dirinya harus bermalam, seperti Desa Maidi, dan sejumlah desa lainnya di Kecamatan Oba Selatan, Oba, Oba Tengah dan Oba Utara. Bahkan ada juga di beberapa titik di Kecamatan Tidore Utara dan Tidore Selatan.

Baca Juga :  Warga Sukma Kelurahan Guraping Inginkan AMAN Lanjutkan

“Beragam fitnah mereka lakukan hanya untuk menjatuhkan pasangan AMAN, namun ketika saya turun di tengah-tengah masyarakat, mereka begitu mencintai AMAN. jadi isu penolakan yang digembosi oleh lawan politik, itu hanya sebatas kertas,” pungkasnya.

Lelaki yang akrab disapa Ayah Erik ini juga menambahkan bahwa dalam menyambut pesta Demokrasi di 9 Desember 2020, jika ingin berbicara soal kemenangan maka harus disertai dengan data yang akurat oleh lembaga kredibel. Dan hari ini berdasarkan data dari Indobarometer, kekuatan AMAN itu sudah berada diatas 74 Persen.

“Kenapa angka kemenangan kami begitu tinggi, karena selama ini kami telah banyak berbuat untuk masyarakat, bahkan Tidore yang memiliki dua agama yakni Muslim dan Nasrani tidak pernah kami beda-bedakan dalam pelayanan, jadi keberagaman ini sudah kami bangun sejak lama. Sehingga kalau mereka yang baru mencalonkan diri datang kemudian bicara soal kerukunan saya pikir sudah terlambat, karena hal itu telah kami lakukan,” tuturnya saat melakukan kampanye tatap muka di Kelurahan Mareku Kecamatan Tidore Utara.

Baca Juga :  UPRC Tubarania Sat Sabhara Polres Gowa Bubarkan Warga yang Sedang Pesta Miras

Dan menariknya dikesempatan tersebut, Ayah Erik turut memberikan apresiasi terhadap Salah satu perwakilan perempuan di Kelurahan Mareku Kecamatan Tidore Utara dalam menentukan sikap politik terhadap Pasangan AMAN, dia adalah Nurul Asnawiah.

Tokoh mudah kelurahan Mareku (Nurul Asnawiah)

Pasalnya, Nurul memiliki sikap dan penilaian sendiri dalam mendukung Pasangan AMAN tanpa harus takut bersebrangan dengan Pamannya yang mendukung Pasangan Calon tertentu. Ini merupakan sebuah sikap dari seorang perempuan dalam menentukan arah politik di Kota Tidore Kepulauan.

“Ananda As merupakan sosok yang potensial di bidang politik, wanita kelahiran mareku ini layak diperjuangkan sebagai legislator, dan PDIP membutuhkan orang-orang yang berideologi seperti beliau. Untuk itu jika kedepan Masyarakat Mareku mengijinkan, maka Ananda As harus kita antarkan dia sebagai anggota Legislatif,” katanya.

Senada disampaikan Calon Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim dia mengucapkan banyak terimakasih kepada Warga Mareku yang telah hadir memberikan dukungan kepada Pasangan AMAN, untuk itu dia mengajak kepada Masyarakat Kelurahan Mareku agar pada tanggal 9 Desember nanti jangan lupa untuk mencoblos Nomor 2 guna mengantarkan Pasangan AMAN menuju 2 Periode.

 

Reporter : Aswan Samsudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :