faktual.net, Jakarta- Pelantikan BPP KKLR (Kerukunan Keluarga Luwu Raya) diselenggarakan pada Sabtu 16 Juli 2022 di Hotel Sultan Ibu Kota Jakarta. Kegiatan bertujuan untuk mempersatukan kembali dinamika Wija To Luwu.
Di saat berjalannya kegiatan, sebuah pertanyaan muncul dari salahsatu tokoh yang hadir. Nur Alam Tagan mengatakan setelah dipersatukan apa yang akan diperjuangkan.
Menurut Nur Alam Tagan selaku Ketua Fraksi Partai Nasdem, ia sangat menyayangkan perjuangan Luwu Tengah bukan menjadi prioritas dalam Pemekaran.
“Kami lelah melihat slogan perjuangan pemekaran Luwu Tengah hanya dijadikan isu politik dalam momen-momen tertentu,” ungkapnya.
Menurut dia seharusnya pemekaran Luwu tengah itu menjadi prioritas utama dalam membenahi daerah jauh lebih baik.
“Kasihan para pejuang kemarin yang habis dan berdarah-darah dalam perjuangan Luwu Tengah,” tambahnya.
Untuk itu Nur Alam mengajak seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu dan Luwu Raya untuk segera turun tangan dalam memperjuangkan pemekaran Luwu Tengah.
“DPRD mulai dari tingkat kabupaten hingga DPRD Propinsi dapil Luwu sampai DPR-RI kalau perlu Ayo kita sama sama turun tangan berbicara tentang pemekaran Luwu tengah. Kenapa, sebab DPRD adalah bagian dari Keterwakilan Rakyat,” ujar Nur Alam Tagan.
“Kesimpulannya kami sepakat membentuk gerakan “PEJUANG LUWU TENGAH” untuk betul dijadikan sebagai dasar perjuangan yang serius dalam perjuangan Luwu Tengah,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Nur Alam Tagan didampingi oleh Erwin Barabba Anggota DPRD Fraksi PDIP, Ketua Komisi I Anton, Ketua DPC PKB Kabupaten Luwu, Andi Muharrir, Ketua Fraksi Partai Golkar bersama Akbar Andi Laluasa Direktur Eksekutif Badan Saksi Nasional DPP Partai Golkar.
Reporter: Ikbal
















