Example floating
Headline

UM Kendari Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Laikaaha Melalui Pelatihan Layanan Duka Holistik

×

UM Kendari Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Laikaaha Melalui Pelatihan Layanan Duka Holistik

Sebarkan artikel ini
Suasana Pelatihan Layanan Duka Holistik, di Desa Laikaaha, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Jumat 20/08/2026.

Faktual.Net, Konsel – Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari melalui program Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan kegiatan “Pelatihan Layanan Duka Holistik: Penanganan Jenazah, Konseling Keluarga, dan Manajemen Pemakaman” di Desa Laikaaha, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Jumat (20/08/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Muallimah, S.Pd.I., M.Ag. bersama tim pengabdian dengan melibatkan masyarakat dan pengurus Masjid Annur sebagai mitra utama.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025 melalui skema pemberdayaan berbasis masyarakat.

Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan jenazah, pendampingan keluarga yang berduka, serta pengelolaan pemakaman yang tertib dan sesuai dengan nilai-nilai keagamaan.

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya empati, kepedulian sosial, dan dukungan psikologis bagi keluarga yang sedang menghadapi kehilangan.

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh materi mengenai layanan duka holistik, tata cara penanganan jenazah, komunikasi empatik, konseling dasar bagi keluarga yang berduka, serta manajemen pemakaman.

Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang memadukan ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, studi kasus, simulasi, dan evaluasi sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi nyata di masyarakat.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam penanganan jenazah, pendampingan keluarga yang mengalami kedukaan, serta pengelolaan pemakaman yang lebih terkoordinasi.

Peserta juga memperoleh pengalaman praktik dan simulasi yang memperkuat kesiapan mereka dalam memberikan layanan kepada masyarakat ketika terjadi peristiwa kematian.

Pada aspek pendampingan keluarga berduka, peserta dilatih untuk menerapkan komunikasi yang empatik, mendengarkan secara aktif, dan memberikan dukungan psikososial dasar.

Baca Juga :  “Amanah Partai Dipertanyakan! Andi Tenrisau Ungkap Polemik Dana Kerohiman PKS”

Melalui simulasi dan studi kasus, masyarakat dibekali kemampuan untuk hadir secara manusiawi dan penuh kepedulian dalam mendampingi keluarga yang sedang mengalami masa kehilangan.

Selain itu, kegiatan ini juga mendorong penguatan sistem layanan duka berbasis masyarakat melalui pembentukan dan penguatan tim layanan duka yang berpusat di Masjid Annur.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan mekanisme layanan yang lebih terstruktur, cepat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Laikaaha.

Sebagai luaran program, tim pengabdian menargetkan tersusunnya panduan layanan duka holistik, modul pelatihan, format pembagian tugas layanan duka, materi edukasi digital, artikel ilmiah populer, publikasi media massa, serta video dokumentasi dampak kegiatan. Luaran tersebut diharapkan menjadi sarana keberlanjutan program dan memperluas manfaat kegiatan kepada masyarakat yang lebih luas.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Muallimah, S.Pd.I., M.Ag., menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis masyarakat dalam penanganan jenazah, tetapi juga membangun kesadaran tentang pentingnya pelayanan yang empatik dan bermartabat kepada keluarga yang sedang berduka.

“Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, pengurus masjid, dan masyarakat, diharapkan terbentuk sistem layanan duka yang berkelanjutan dan mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Kendari menegaskan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui program pengabdian yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

Diharapkan, masyarakat Desa Laikaaha semakin siap, terampil, dan peduli dalam memberikan layanan duka yang bermartabat, sehingga setiap keluarga yang mengalami kehilangan dapat memperoleh pendampingan yang layak, manusiawi, dan penuh empati. (red).

Tanggapi Berita Ini
Papan proyek dan hasil kerja dilokasi
Headline

Ada contoh pembangunan U-ditch didasari dengan lantai kerja, pada Pekerjaan Prasarana, Sarana Utilitas (PSU) Kelapa Gading Barat (Kawasan Kampung Harapan), Pengguna Anggaran Sudin PRKP Jakut dan sebagai pelaksana kerja pekerjaan PT.Goartha Abadi.Kawasan kampung harapan ini dinobatkan oleh Promon Anu

Gambar oleh Awal Sanjaya
Headline

SPPG Tamalanrea 5 Diduga Abaikan SOP Keamanan Pangan BGN, Penyimpanan Bahan Makanan Disorot

Bukan Sekadar Dapur! Dugaan Pelanggaran SOP SPPG Tamalanrea 5 Ancam Keamanan Program MBG

BGN Harus Bertindak! SPPG Tamalanrea 5 Diduga Tak Sesuai Standar Keamanan Pangan

Keras! Dugaan Pelanggaran SOP SPPG

Gambar oleh Awal Sanjaya
Headline

SPPG Tamalanrea 5 Diduga Abaikan SOP Keamanan Pangan BGN, Penyimpanan Bahan Makanan Disorot

Bukan Sekadar Dapur! Dugaan Pelanggaran SOP SPPG Tamalanrea 5 Ancam Keamanan Program MBG

BGN Harus Bertindak! SPPG Tamalanrea 5 Diduga Tak Sesuai Standar Keamanan Pangan

Keras! Dugaan Pelanggaran SOP SPPG