Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
DaerahKampusPemerintahan

UHO & Butur Teken Nota Kesepahaman

246
×

UHO & Butur Teken Nota Kesepahaman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) tak henti-hentinya menggenjot peningkatan kapasitas ikon unggulan daerahnya dibidang pertanian, selain pernah menandatangani kerjasama dengan Intitut Pertanian Bogor, Unhas, Perum Bulog Republik Indonesia, Kemendes, dan Kementan, serta Unidayan. Kali ini menggandeng kerjasama kelembagaan dengan Universitas Haluoleo (UHO), ditandai dengan penandatanganan kesepahaman di bidang pertanian antara Pemerintah Kabupaten Buton Utara yang diwakili oleh Abu Hasan sebagai Bupati Butur dan Universitas Haluoleo, yang berlangsung di gedung Auditorium Mokodompit kampus hijau Universitas Haluoleo, Kendari 30/10/18.

Adapun unggulan daerah pemerintah kabupaten Butur adalah beras merah organik yang saat ini telah dikembangkan lebih dari 400 hektar. Tidak hanya beras merah, potensi sumber daya alam di Butur dari segi perkebunan dan perikanan juga tidak kalah unggul, sehingga memacu pemerintah dibawa kendali Abu Hasan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya alam di daerahnya secara terintegrasi.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Adapun perjanjian kerjasama kelembagaan tersebut dilakukan selain kepada pihak universitas juga kepada fakultas yang konsen dibidang pertanian yaitu fakultas pertanian.
“Perjanjian dengan pihak UHO berisi pengembangan penelitian, pengembangan pengabdian masyarakat, terutama pada isu yang sedang dikembangkan oleh pemerintah Kabupaten Buton Utara, sedangkan perjanjian dengan fakultas pertanian berisi perjanjian kerja untuk membantu sektor pertanian organik, seperti masalah hama, penyediaan benih, berkaitan dengan masalah tanah, berkaitan dengan masalah air dan semua yang berkaitan dengan pertanian organik secara terintegrasi,” urai Abu Hasan, mantan Kabag Humas Pemprov Sultra ini.

Baca Juga :  Cegah Kebocoran PAD, DPRD Tidore Desak Penataan Total Pelabuhan Ferry Galala

Alasan Pilihan kerjasama dengan pihak UHO menurut mantan aktivis HMI ini bukanlah hal yang pertama, sebab kerjasama dengan para pakar dibidang pertanian dari Unhalu dilakukan sejak awal dirinya dipilih sebagai Bupati Butur. “Sebetulnya sudah banyak kerjasama yang dilakukan dengan beberapa lembaga di Indonesia, dengan para pakar di UHO sudah dilakukan sejak awal menjadi Bupati, kali ini secara kelembagaan dilakukan dengan pertimbangan komunikasi antara Butur dan UHO tidak terlalu jauh, setiap saat bisa bertemu untuk membahas rencana aksi secara bersama,” ungkap Abu Hasan, dengan harapan pihak Universitas bisa melakukan langkah tindak lanjut paska kerjasama ini ditandatangani.

Ditempat yang sama Rektor Universitas Haluoleo Muhammad Zamrun, menuturkan apresiasinya pada pemerintah Kabupaten Butur dan berjanji akan menindaklanjuti kerjasama yang terbangun, “Saya siap mem-backup apapun yang dibutuhkan oleh pemda Butur sesuai dengan kewenangan yang saya miliki,” tutur Zamrun.

Bahwa tindaklanjut dari kerjasama ini adalah mendorong leading sektor yang pertama adalah pertanian, selanjutnya pengabdian masyarakat lewat Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa akan diarahkan ke Buton Utara dimana KKN dilaksanakan dalam dua kali setahun, yaitu musim barat saat kencang ombak akan di fokuskan di daratan, dan pada musim timur atau lautnya sudah teduh maka KKN akan difokuskan pada daerah kepualaun, tak terkecuali Buton Utara.

Penulis : Rahayu Rachim

Tanggapi Berita Ini