Faktual.Net, Sinjai, Sulsel – Pembangunan bumi perkemahan Tahura Abdul Latief yang terletak di Wilayah Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan.
Pembangunan tersebut telah muncul berbagai ragam responsif dari berbagai kalangan yakni ada yang menolak dan ada yang mendukung.
Dikutip cuitan, Ketua LSM Bersatu Nurzaman Razak serbagai aksi sejumlah komponen organisasi (Aktifis) Mahasiswa kerap kali melakukan aksi Peduli Bumi Panrita kita.
“Aksi para aktivis membubuhi polemik TAHURA, bukan cuma Itu.Beberapa media online ikut berpartisipasi menayangkan berita terkait pembangunan TAHURA” jelas Nursaman Razak.
Dibalik pembangunan TAHURA, Surat Cinta untuk Bupati Sinjai, bersumber dari Aliansi Tahura Menggugat (ATM).
Dalam isi surat yang ditulis, Tiga Poin Harapan ATM kepada pemerintah Kabupaten Sinjai, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa SH, LLM. surat tersebut di terbitkan 09 Februari 2021.Berikut isi surat ATM Kepada Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa SH. LLM.
- Tahura Abd Latif Sinjai merupakan satu kesatuan bentam alam pegunungan Lompobattang-Bawakaraeng yang merupakan habitat Anoa,
- Pembangunan bumi perkemahaan dan Track Mountain Bike jelas berkontadiksi terhadap visi pengembangan Tahura Abd Latif Sinjai yakni sebagai pusat konservasi Anoa, media edukasi dan Ekowisata bersama masyarakat.
- Pembangunan yang berada pada kemiringan 30°, dengan kondisi tanah tidak stabil, memperbesar resiko terjadinya bencana Longsor.
Editor : Dzul.
















