Faktual.net, Kendari, Sultra – Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Masjid Raya Al-Kautsar sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah (2025 Masehi) dengan mengusung tema utama “Mari kita mengenal dan mengamalkan ajaran nabi Muhammad SAW sebagai teladan yang baik”.
Menguatkan tema tersebut, TPA Al-Kautsar secara khusus menggandeng para orang tua santri untuk hadir, Jumat (19/9/2025). Tujuannya adalah agar orang tua dapat mendengarkan langsung tausiah dari Uztad H. Wahit Nursalim, S.Ag., M.A., mengenai penerapan ajaran Rasulullah, khususnya dalam konteks pendidikan anak, mulai dari menasihati, menegur, meluruskan, hingga memberikan punishment yang mendidik.
Acara yang menekankan sinergi antara masjid dan rumah ini berlangsung khidmat pada Jumat, 19 September 2025, bertempat di Masjid Raya Al-Kautsar, Kendari.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dimeriahkan dengan lantunan shalawat dari santri-santri cilik TPA, yang menunjukkan antusiasme dalam mengenal sosok Nabi Muhammad SAW.
Puncak acara, yang dinantikan oleh para orang tua, diisi dengan tausiah mendalam oleh H. Wahit Nursalim, S.Ag., M.A. Beliau menekankan bahwa ajaran Rasulullah SAW tidak hanya sebatas ritual, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga.
“Sesuai dengan tema kita, peringatan Maulid ini adalah ajakan untuk mengenal lebih dalam dan yang terpenting mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW. Khusus bagi orang tua, Rasulullah adalah teladan terbaik dalam mendidik anak,” ujar H. Wahit.
Beliau melanjutkan, pola asuh Rasulullah mencakup keseimbangan antara kasih sayang dan ketegasan. H. Wahit menguraikan bagaimana beliau menggunakan nasihat penuh hikmah, diikuti dengan tegur sapa dan pelurusan saat anak melakukan kesalahan, hingga pemberian sanksi yang bersifat mendidik (punishment) jika kenakalan dilakukan secara sengaja.
“Dengan menggandeng orang tua secara langsung, kami berharap ajaran Nabi Muhammad SAW sebagai teladan yang baik dapat diterapkan, menciptakan generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia,” tambahnya.
Pengurus TPA Masjid Raya Al-Kautsar, Hidayah menyatakan respons positif dari jamaah dan orang tua. Mereka berharap dengan adanya fokus pada tema sentral ini, pesan untuk meneladani dan mengamalkan ajaran Nabi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan syafaat Rasulullah SAW, serta diakhiri dengan ramah tamah yang mempererat tali silaturahmi.
(RED)















