faktual.net, Serang, Banten – Peringatan Maulid Nabi di iringi dengan Haul Tuan Syekh Abdul Qodir Jaelani, sekaligus milad ke Pondok Pesantren Al-Futuhat yang rutin setiap tahun digelar.
Terasa sangat berbeda dan mengharukan, pasalnya acara tersebut bersamaan dengan 40 harinya Almarhum Al-Maghfur llah Kh. Diundang Bin Kh. Djanafi Pimpinan Pondok Pesantren Al Futuhat berlokasi di Kampung Pasir Munjul, Desa Gabus, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang Banten, Jumat malam (17/11/2022)
Turut hadir dalam acara, Camat Kopo, Tenda Subekti, Danramil Kopo Kapten Inf Sudarsono, beserta anggota, Kapolsek Kopo, Iptu Satibi MH, beserta para Kanit dan anggota, Kepala Desa Gabus, Endang S, para kiyai, munaligh, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jamaah pecinta manaki tuan Syekh Abdul Qodir Jaelani dari berbagai daerah turut hadir.
Pada kesempatan tersebut Kapolsek Kopo Iptu Satibi MH, hadir bukan hanya sebatas tamu undangan maupun keamanan dari Polsek Kopo, melainkan sebagai Kiyai yang mengisi acara sebagai Qori, bakti kecintaan Kapolsek Kopo kepada Almarhum KH. Diundang Bin Kh. Djanafi.
“Alhamdulillah puji syukur pada Allah SWT, yang mana pada malam yang sangat bahagia bercampur hari ini saya dipercayai sebagai Qori yang mengisi acara yang tiap tahun rutin digelar ini, meskipun suasananya sedikit berbeda karena kiyai kita Kh. Diundang Bin Kh. Djanafi sudah tidak ada, ini salah satu bukti cinta mah abah saya kepada beliau,” ucap Satibi
Masih Satibi, semoga Almarhum guru kita semua Kh. Djundan Bin Kh. Djanafi ditempatkan di syurganya Allah SWT, Aamiin,
“Kita sebagai orang yang mah abah kepada beliau harus meneruskan perjuangan beliau untuk mensyiarkan agama Islam, mengamalkan apa-apa yang sudah diberikan oleh guru kita salah satunya mengamalkan kitab manaqib jauhuril maani,”jelas Satibi yang pantas mendapat gelar ustad atau kiyai. (Red)














