Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
KampusNasional

Siapkan Ratusan Talenta Digital Indonesia Timur, Kominfo Adakan DTS 2019 Di Makassar

×

Siapkan Ratusan Talenta Digital Indonesia Timur, Kominfo Adakan DTS 2019 Di Makassar

Sebarkan artikel ini
Rudi Antara Di Hadapan Para Civitas Akademika Kawasan Timur Yang Hadir Di Universitas Hasanuddin
Example 468x60

Faktual.Net, Makassar, Sulsel. Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Cenderawasih Jayapura, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Politeknik Negeri Manado, dan Politeknik Negeri Ambon menggelar Program Fresh Graduate Academy (FGA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA) untuk kawasan Indonesia Timur.

Sebagai bagian dari Digital Talent Scholarship (DTS) 2019, kedua program ini merupakan salah satu upaya pemerintah memfasilitasi pelatihan bagi talenta muda untuk bidang digital yang berkaitan dengan Revolusi Industri 4.0. Namun lebih dari itu, DTS 2019 juga menjadi penghubung para generasi muda dengan perusahaan dan platform yang membutuhkan talenta digital di Indonesia.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

“Program ini tidak hanya memberi fasilitas pelatihan bagi teman-teman untuk bidang yang berkaitan dengan Revolusi Industri 4.0, tapi juga dihubungkan ke platform, perusahaan-perusahaan yang mencari talenta digital. Tujuannya menjadikan yang punya keterampilan ini bisa masuk di manapun, organisasi apapun, termasuk wirausaha. Setelah lulus, ini menunjukkan teman-teman sudah melalui suatu proses pelatihan untuk meningkatkan keterampilan. Ini jadi nilai plus untuk bisa masuk ke lapangan pekerjaan,” jelas Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam Pembukaan Regional FGA dan VSGA di Universitas Hasanuddin, Makassar pada Selasa, 23/7/2019.

Program FGA di Indonesia Timur diikuti oleh 602 lulusan D3/D4/S1 bidang TIK dan MIPA. Sementara untuk program VSGA diikuti 652 lulusan SMK. Kedua program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Kominfo untuk menyiapkan talenta digital andal melalui Digital Talent Scholarship 2019.

Beasiswa pelatihan ini akan berlangsung selama kurang lebih 2 bulan (144 jam pelajaran) untuk pelatihan FGA dan 1 bulan (72 jam pelajaran) untuk pelatihan VSGA. Pelatihan meliputi kegiatan tatap muka (offline), kelas pendamping atau add-on, uji kompetensi, dan sertifikasi.

Senada dengan Menteri Kominfo, Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu M. menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya yang terampil, agar generasi muda tidak tersingkir saat menghadapi revolusi industri 4.0.

Baca Juga :  Menaker Yassierli Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

“Mengantisipasi revolusi industri 4.0 khususnya bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kita tahu harus menyiapkan sumber daya yang terampil. Kalau tidak siap dengan strategi-strategi, kita akan mengalami marginalisasi, tersingkir dari bidang TIK. Kita pahami bersama para kader bangsa ini harus mampu belajar, siap mengetahui misalnya yang terkait internet of things (IoT), new material, big data, robotic, augmented reality, cloud computing, dsb. Nama-nama ini sepertinya terasa aneh, tapi ini bagian dari yang kita hadapi,” jelas Rektor Unhas.

Di Universitas Hasanuddin, Makassar; pelatihan FGA diikuti oleh 178 orang dari berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Selatan, dengan rincian 58 orang peserta bidang pelatihan Artificial Intelligence, Big Data Analytics diikuti 100 peserta, 25 peserta Cloud Computing, serta 37 peserta di bidang Internet of Things.

Sementara di Universitas Sam Ratulangi, Manado; pelatihan diikuti 82 orang peserta di bidang Cybersecurity, 168 peserta bidang Big Data Analytics, 36 peserta Cloud Computing, dan 96 peserta bidang Internet of Things.  Adapun di Universitas Cenderawasih, Jayapura; pelatihan bidang Big Data Analytics diikuti oleh 23 orang peserta dan 25 peserta Cloud Computing.

Dalam penyelenggaraan pelatihan VSGA, Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang, Politeknik Negeri Manado, dan Politeknik Negeri Ambon untuk membekali lulusan SMK bidang TIK dengan kemampuan digital.

Program pelatihan untuk lulusan SMK di Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) diikuti oleh 247 orang lulusan SMK, pelatihan di Politeknik Negeri Manado (PNM) diikuti oleh 225 orang lulusan SMK,  sedangkan pelatihan di Politeknik Negeri Ambon (PNA) diikuti oleh 180 orang lulusan SMK.

Usai pembukaan, para peserta Pembukaan Regional DTS 2019 Makassar kali ini diajak terlibat dalam Ngobrol Pintar (NgoPi) bersama Menteri Kominfo, sekaligus  berdiskusi membahas tentang Digitalisasi dan Pengembangan SDM di Indonesia.


Red/Aco RI/Ferdinandus Setu

Tanggapi Berita Ini