Example floating
BeritaHeadlineKesehatanMetropolitanPemerintahan

Senang dan Bangga Sudah Divaksin

×

Senang dan Bangga Sudah Divaksin

Sebarkan artikel ini


Faktual.Net, Jakarta – Mengikuti Vaksinasi tidak serta merta membuat kepanikan dan ketakutan warga, karena untuk saat ini giat vaksinasi menjadi Trend di sebagian warga milenial. 

Pekerja Resto yang beroperasi di kelurahan ancol Jakarta utara, sangat senang dan bangga setelah mendapatkan suntikan vaksin dosis 1 sinovac di Puskesmas sunter agung III pada jumat (19/11) dan vaksinasi Dosis 2 Astrazeneca di PT.Amso Kelurahan Sunter Agung pada, selasa (22/11).

Ritta Pimpinan Resto Kuliner Seafood yang beraktivitas di kelurahan ancol, mengatakan sangat senang dan bangga sudah lolos divaksin dosis 2, karena tidak khawatir lagi jika ada tenaga kesehatan yang pertanyakan tentang prokes ke tempat usahanya. Dan juga mengucapkan Terimakasih atas dukungan dari Kasudin Kesehatan Jakarta utara dan juga Lurah Sunter Agung serta wartawan Faktual.Net yang selalu mengingatkan dan membawa mereka untuk ikut vaksinasi.

“saya beserta karyawan sudah semua divaksinasi berkat kegigihan pak zul, dan juga bapak kasudinkes serta pak lurah sunter agung yang setia mengarahkan jika lokasi vaksinasi sudah tutup, karena kami telat datangnya,” ucap Ritta.

Ritta menambahkan, pelaksanaan vaksinasi dosis 1 dilakukan di kantor RW 03 sunter agung beberapa bulan lalu, tapi untuk dosis 2 Astrazeneca yang seharusnya dilakukan jumat (19/11), di Puskesmas sunter agung I tertunda karena tidak ada kegiatan vaksin.

Baca Juga :  Budiman Sihombing Ucapkan Selamat kepada Kapolri Suyudi Ario Seto, Harap Berkunjung ke Labuhanbatu Raya dan Asahan

“kami sempat kecewa dan panik karena gagal vaksin, tapi pak zul mendapat arahan dari kasudinkes dan lurah sunter agung, tidak masalah untuk undur vaksinasinya beberapa hari, dan akhirnya kami diarahkan untuk divaksin di PT.Amso hari ini senin (22/11),” ucapnya.

Hal senada dikatakan Roby karyawan kuliner Seafood yang baru mendapat vaksin dosis 1, dirinya bangga dan senang sudah divaksin, walau awalnya ada rasa takut dengan jarumsuntik dan juga pengaruh isu yang tidak baik dari dampak vaksin.

“tadi  saya sempat tidak mau divaksin, gara-gara takut, tapi gitu lihat temen sudah disuntik dan katanya tidak terasa apa-apa, akhirnya saya mau divaksin,”kata Roby.

Roby berharap agar rekan se-profesinya mau divaksin dan menghimbau jangan terhasut dengan isu yang tidak baik atau isu provokator tentang dampak vaksin yang negatif, karena dirinya bangga dan senang sudah divakain, serta tidak merasakan dampak yang negatif.(zul)

Tanggapi Berita Ini