Oleh: Johan Sopaheluwakan
“Saudara-saudaraku yang terkasih,
AAnggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai percobaan, sebab kamu tahu bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.” (Yakobus 1:2-3)
Rumah baru adalah simbol pencapaian, buah dari kerja keras yang membanggakan. Kita merasakan sukacita yang mendalam karena jerih payah kita terbayar. Namun, rumah baru juga membawa kebiasaan baru, pengalaman baru yang tak terduga.
Saya teringat cerita seorang kawan yang di rumah barunya mulai mencangkok bibit pohon. Bibit itu kecil, rapuh, namun ajaibnya mampu melewati badai musim dingin yang menggigit. Sisa-sisa cabangnya kemudian mekar dengan indahnya di musim semi. Pohon itu terus tumbuh, menjadi saksi bisu kekuatan dan ketahanan.
Pohon itu dilatih oleh Tuhan untuk menjadi kuat, untuk bertahan di tengah badai. Bukankah kita juga ingin seperti itu? Kokoh, tak tergoyahkan, tetap percaya kepada Sang Pencipta di tengah badai kehidupan.
Tuhan memiliki banyak cara indah untuk kita. Ia sanggup mengubah masalah menjadi berkat jika kita tetap tekun, jika kita tidak menyerah. Ketika masalah datang, kita ingin menjadi kuat dan berkata: “Kamu tidak punya kuasa apa-apa atasku, karena Tuhan yang menciptakanku. Aku dapat mencegah apapun lewat kuasa Tuhan.”
Dengan iman yang teguh, kita dapat berdiri kokoh seperti pohon kuncup merah yang tak gentar diterpa badai. Kita dapat mengandalkan Tuhan dengan ketekunan dan kekuatan yang Ia berikan.
Mari kita bertransformasi, dari bibit rapuh menjadi pohon kokoh yang berakar kuat dalam iman.
#RenunganInspiratif
#JSMinistry
#JournalistService
#RotiKehidupan
#InspirasiHidup
#Medio /2/9/2025
Semoga renungan ini memberikan inspirasi dan kekuatan bagi Anda.

















