faktual.net, Kendari, Sultra. Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia Sulawesi Tenggara (Pengprov PTMSI Sultra) adakan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) pada Ahad, 18 Desember 2022. Kegiatan yang bertema “Satukan Tekad Untuk Menggapai Hasil Maksimal Pada Pra PON 2023 dan PON 2024 berlangsung di Hotel Horison Kendari.
Dihadiri oleh 15 Pengurus Daerah PTMSI Kabupaten/Kota Se-Sultra, acara tersebut di buka oleh yang mewakili Ketua Umum KONI Sultra. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua OKK Pengurus Besar PTMSI, Mentereng Sakti.
Mentereng Sakti membacakan sambutan Ketua Umum Peter Layardi Lae mengatakan bahwa Rakerprov merupakan agenda tahunan yang tertuang didalam AD/ART PTMSI yang bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap implementasi program kerja Tahun 2022 dan menetapkan program kerja yang akan dijalankan pada Tahun 2023 sehingga program kerja berkesinambungan.

Peter Layardi Lae dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Mentereng Saksi mengharapkan agar Rakerprov yang akan berlangsung menghasilkan pemikiran dan gagasan untuk kemajuan PTMSI Sultra,
Terpisah dari Sambutan Ketua Umum, Mentereng Saksi kepada Pengda PTMSI Kabupaten/Kota Se-Sultra menyarankan agar Rakerprov untuk program kerja tahun 2023 menghasilkan program kerja yang masuk akal dan tepat sasaran.
“Semoga program kerja yang dihasilkan bisa membawa Tenis Meja Sultra bersaing dikancah Nasional”, ucap Mentereng Sakti dengan menambahkan bahwa PB PTMSI akan terus mensupport atlet-atlet Sultra yang mau melakukan Traning Centre ke Jawa.

Ketua Pengprov PTMSI Sultra Sudarmanto Saeka, SE.,M.Si saat menutup Rakerprov berpesan kepada peserta Raker agar Tenis Meja di Sultra bukan hanya sekedar hobi tetapi lebih dari itu bisa menjadi profesi. PTMSI Sultra targetkan agar di PON 2024, atlet-atlet Bumi Anoa sudah bisa bersaing di Level Nasional.
“Yang bisa membuat atlet Sultra bersaing dikancah nasional adalah Pengda Kabupaten/Kota, mengapa demikian? Karena yang punya atlet adalah Kabupaten/Kota, Provinsi tidak punya atlet, Provinsi hanya mensupport dukungan guna peningkatan kapasitas atlet”, kata Sudarmanto Saeka.
Rapat kerja yang dipimpin oleh Andi M Budihard Sekretaris Umum PTMSI Sultra dan Laode Muhammad Sabhan Hidayat Koordinator Bidang Pembinaan Prestasi PTMSI Sultra menghasilkan program sebagai berikut :
- Kejuaran Daerah dengan batasan umur maksimal kelahiran Tahun 1999.
- Open Tournament tanpa batasan usia.
- Traning Centre (TC) bagi atlet-atlet Sultra.
- Pelatihan pelatih.
- Pelatihan wasit (kondisional).
- Penataan data atlet.
Reporter : Aco RI/Asrun Poges
















