PT Krambel & KSU Indo Nilkaz MoU Kemitraan Pasar

41

Faktual.Net, Kendari. Sultra. Temu Bisnis HPS ke 39 Tahun, dirangkaikan dengan realisasi penandatangan Nota Kesepahaman Bersama/MoU Kemitraan Pemasaran Berkelanjutan, berbasis korporasi antara petani/poktan dan pelaku usaha/buyer/eksportir, Kendari 3/11/2019.

Salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sulawesi Tenggara yang melakukan MoU tersebut yaitu KSU Indo Nilkaz dengan PT Krambel Ijo Indonesia.

Direktur Utama PT Krambel Idjo Indonesia Syaukani Bowo Leksono mengungkapkam MoU ini bertujuan mengembangkan kemitraan pemasaran produk kelapa berkelanjutan berbasis korporasi petani di Sulawesi Tenggara (Sultra). “Motivasi kerjasama kita ingin buat korporasi petani, supaya petani punya industri sendiri, bukan sekedar MoU tapi seluruhnya ibaratnya kita sudah menjadi satu rumah, marketingnya, pembagian sahamnya,” ungkap Syaukani didampingi M H .Rachman Ketua Pengurus KSU Indo Nilkaz bidang Pertanian, Perkebunan, Kelautan dan Perikanan disela kegiatan Temu Bisnis.

Baca Juga :  Kebun Raya Kendari Potensi Destinasi Wisata Lebah Madu Trigona Di Kota Lulo

Hampir 13 Produk-produk yang menjadi target kemitraan kedua belah pihak berupa Virgin Coconut Oil (VCO), minyak goreng dan briket tempurung kelapa serta Lainnya yg akan menjadi kesepakatan berkelanjutan.

Dilanjutkan Syaukani, pada tahap awal pihak PT Krambel akan melakukan pendataan luasan lahan pohon kelapa guna mengetahui estimasi hasil perhektar, selain itu akan menginventarisir mesin yang selama ini dipakai petani, untuk dibetulkan teknologinya sesuai standar.

Baca Juga :  Bupati Konsel Harap Pemerintah Koltim Tingkatkan Pelayanan

Harapan Syaukani pasca MoU, kapasitas produksi dan kualitas naik seiring penggunaan teknologi, contohnya teknoklogi proses produksi VCO dan minyak goreng.

M.H Rachman , yang juga selaku Sekretaris Umum Forum IKM-UKM Sultra, menyatakan akan melibatkan semua petani pembudidaya kelapa, nantinya akan diberikan pendampingan dalam pengelolaan dan teknik membuat produk kelapa yang berkualitas memiliki nilai jual tinggi, sebagai solusi efektif jika harga kopra anjlok.

Reporter : Wa Ode Deli Yusniati

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :