oleh

PKL Todopuli Menolak Tergusur, Pemerintah Jangan Hilangkan Mata Pencaharian Masyarakat

Faktual.Net, Makassar – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berlokasi di Komp.Ruko jln Anggrek, Toddopuli raya timur, terancam penggusuran. Tertanggal 11 Januari 2021 PKL todopuli menerima surat pengosongan lahan dari pemerintah kota Makassar, Satuan Polisi Pamong PRAJA (SATPOL PP).

Ambo angka salah seorang PKL mengatakan bahwa surat perintah pengosongan lahan ini sebelumnya tidak ada tembusan pemberitahuan ke pemerintah setempat.

“Sudah saya tanya pemerintah setempat di sini ternyata dia juga tidak tahu sebelumnya, baru tadi saya kasi tahu mereka dan pihak dari Polsek Panakkukang juga membenarkan adanya rencana penggusuran hari ini,” terangnya Kamis (14/1/2021).

Baca Juga :  121 KK di Empat Pulau Pemukiman,  Terima Bansos dari Polres Kepulauan Seribu

“Awalnya kami sudah bersepakat dengan pemilik ruko yang keberatan untuk membongkar beberapa tempat yang dianggap mengganggu namun, mereka ternyata meminta kami untuk membongkar semua tempat jualan kami, saya rasa itu tidak adil,” kata Ambo angka.

Ambo Angka “Aktifitas kami sudah lama berjalan di sini dan kami juga membayar retribusi ke pihak pasar panakkukang tapi katanya mereka tidak bertanggungjawab atas hal ini”.

Baca Juga :  Penutupan 27 Exit Tol di Jateng Diperpanjang Hingga 25 Juli 2021

Masyarakat PKL meminta kepada pemerintah kota untuk tidak menggusur tempat penjualan mereka. “Ini satu-satunya tempat pencaharian kami dan kami sudah 30 tahun di sini baru kali ini Pemkot meminta untuk kami pindah,” kata Ambo angka.

Pemerintah kota harusnya ikut andil dalam menyelamatkan tempat PKL ini ditambah lagi keadaan ekonomi yang mencekik di tengah pandemi ketika sumber pencaharian mereka digusur maka akan semakin mempersulit keadaan masyarakat. (FN)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :