Faktual.net – Jakarta – Sembilan hari menjelang gong pembukaan ajang tinju profesional internasional bergengsi, Pattimura International Big Fight 2026, jajaran kepanitiaan langsung tancap gas. Tim panitia menggelar rapat koordinasi pleno serta evaluasi progres final di Kantor Badan Penghubung Pemprov Maluku, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).
Rapat krusial ini dipimpin langsung oleh Pembina Promotor Letkol Inf (Purn) G. Borlak, S.Sos., M.M bersama Co-Promotor Yance Rahayaan, S.Sos., guna membedah kesiapan dari seluruh lini operasional demi memastikan event akbar pada 29 Mei 2026 mendatang di Auditorium LPP TVRI Senayan berjalan tanpa celah.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol G. Borlak menyampaikan pernyataan mendalam serta sejumlah arahan evaluatif yang tajam terhadap kinerja panitia. Perwira menengah purnawirawan TNI Angkatan Darat ini menegaskan pentingnya sinkronisasi dan komitmen penuh waktu dari seluruh jajaran. Evaluasi malam ini membedah laporan progres dan evaluasi dari semua bidang kerja panitia.
“Kita melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari sektor Administrasi, Keuangan, pengelolaan Proposal dan Undangan, hingga aspek krusial seperti Perizinan dan Perlengkapan. Kami tidak ingin ada detail sekecil apa pun yang terlewat,” tegas Borlak.
Selain urusan logistik, publikasi massal, konsumsi, dan kesiapan atlet nasional maupun internasional asal Thailand yang akan berlaga menjadi sorotan utama. Koordinasi teknis penyiaran dengan pihak LPP TVRI selaku host venue dipastikan telah memasuki fase matang.
Selain itu, dalam arahan evaluatifnya, Letkol G. Borlak secara khusus mengingatkan panitia mengenai tiga poin krusial yang menjadi pilar utama kelayakan dan keselamatan sebuah pertandingan tinju profesional internasional, persiapan Ring Official dan Tim Medis, akomodasi dan Fee para petinju serta persiapan produksi dan perlengkapan.
Sementara itu, Co-Promotor Yance Rahayaan, mengingatkan jajaran kepanitiaan bahwa ajang ini memikul misi besar yang melampaui sekadar pertandingan olahraga. Event dalam rangka memperingati HUT Pattimura ke-209 ini merupakan pembuktian harga diri dan potensi besar putra daerah Maluku di level internasional.
“Ini adalah kerja bersama demi membawa nama besar Maluku di kancah nasional dan dunia. Antusiasme masyarakat, sponsor, dan tokoh nasional sangat luar biasa. Oleh karena itu, ketepatan waktu, kedisiplinan, dan kekompakan tim di sisa waktu ini adalah kunci,” ujar Yance.
Dengan semangat heroisme yang membara, seluruh panitia optimistis perhelatan yang akan memperebutkan Sabuk Emas Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Sabuk Emas Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos ini siap menggebrak ibu kota dengan nafas perjuangan pahlawan.
“Lawamena Haulala! Maju terus pantang mundur!” seru jajaran panitia kompak menutup konsolidasi malam tersebut.
Reporter: Rosmauli

















